Herman Khaeron, 4 Pilar Kebangsaan Perkokoh NKRI
E satu.com  ( Crb) - Anggota DPR /MPR RI Fraksi Demokrat untuk daerah pemilihan Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon kembali melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Wakil Komisi 7 DPR RI Partai Demokrat, Dr. Ir. H. Herman Khaeron yang akrab disapa Kang Hero memanfaatkan masa resesnya dengan mengunjungi  beberapa pondok pesantren di kota Ciirebon.
Yang pertama  di kunjungi adalah Pondok Pesantren Madinatunnajah, yang di pimpin oleh Kyai Haji Abdul Mujieb Asmuji S.Pdi yang beralamat di jalan Cirebon Permai III No 370, Dukuh Semar, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis ( 01 Februari 2018)
Dalam kunjungannya ini, Kang Hero, didampingi juga oleh Kyai Haji Abdul Mujieb Asmuni S.Pdi  dan beberapa kader Demokrat Kota Cirebon.memberikan sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada warga ponpes.
Ia menjelaskan empat pilar kebangsaan tersebut harus terus dipegang erat agar bangsa ini tetap terjaga, berdaulat, adil dan makmur. Dijelaskan Pancasila merupakan falsafah atau dasar negara Indonesia. Dimana isinya terdiri dari lima sila yang harus bisa dihayati dan diamalkan.
Hero menyampaikan bahwa Indonesia akan berdiri dengan tegak dan tak akan goyah  karena .” Empat pilar kebangsaan inilah yang menopang dan membuat negara ini masih tetap berdiri tegak,” ujar Hero.
Pondok Pesantren Madinatunnajah, yang di pimpin oleh Kyai Haji Abdul Mujieb Asmuji S.Pdi
Hero juga mengingatkan generasi muda tentang perjuangan para Ulama dalam kemerdekaan Indonesia. Bagaimana perjuangan para ulama terus menerus melakukan perlawan pada para penjajah.” 73 tahun yang lalu, Ulama telah berjuang memerdekakan Indonesia. Para pendiri NU, para pendiri Muhammadiyah dan pendiri organisasi Islam lainnya berjuang secara bersama untuk kedaulatan NKRI. Menjadi kewajiban kita menjaga dan mempertahankan NKRI, terutama generasi muda,” ungkap Kang Hero.
Sedangkan UUD 45, terang Hero merupakan regulasi tertinggi dalam mengatur negeri ini. Semua itu harus dibingkai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sementara pilar keempat adalah Bhineka Tunggal Ika. Hal ini penting untuk dijaga, mengingat Indonesia terdiri dari bermacam –macam suku bangsa dan agama yang berbeda."Ungkapnya ( Pgh)

Post A Comment: