TPID Kota Cirebon Pastikan Harga Stabil 6 Hari Menjelang Bulan RhamadhanE satu.com (Crb)- Beberapa hari jelang bulan suci Ramadhan, pasokan bahan pangan baik di tingkat distributor maupun pasar tradisional aman. Bahkan harga pun relatif masih stabil.
Kondisi tersebut terungkap saat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon melakukan sidak dan pemantauan sejumlah kebutuhan pangan baik di tingkat distributor maupun pasar tradisional di Kota Cirebon, Jumat, 11 Mei 2018. TPID sendiri terdiri dari Pemerintah Daerah Kota Cirebon, BI Cabang Cirebon, BPS dan instansi terkait lainnya. “Pasokannya saat ini masih aman,” ungkap Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. H. Yoyon Indrayana, MT.
Pemerintah daerah Kota Cirebon melalui instansi terkait menurut Yoyon akan terus melakukan pemantauan stok dan harga pangan tersebut. Mereka akan menjaga pasokannya dan terus berupaya untuk mengendalikan harga pangan tersebut. “Jangan sampai terjadi kelangkaan bahan pangan tertentu,” kata Yoyon. Karena kelangkaan akan berdampak pada tingginya harga pangan.
Sementara itu Kepala (KPw BI) Cirebon, Abdul Madjid Ikram, menjelaskan jika ketersediaan pangan seperti beras, gula, minyak goreng, terigu dan telur mencukupi. “Bahkan harganya pun relatif stabil,” kata Madjid. Kondisi ini menurutnya akan terus dipantau bahkan jika ditemukan adanya pedagang yang mengeluhkan kesulitan pasokan pihaknya akan segera menghubungi pihak grosir atau distributor untuk segera melakukan pengiriman.
Pasar Perumnas Kota CirebonSelanjutnya untuk menekan harga, pihaknya juga akan menggelar pasar murah.  “Sebelumnya selama dua hari kami sudah menggelar pasar murah beberapa waktu lalu di halaman keraton kacirebonan,” kata Madjid.
Selanjutnya akan disusul dengan pasar murah lainnya yang dalam waktu dekat akan digelar di Pasar Perumnas Kota Cirebon. Tidak cukup dengan pasar murah, operasi pasar juga akan digelar. Semuanya menurut Madjid dilakukan untuk melakukan intervensi ke pasar sehingga harga bahan pangan bisa terkendali.
Sementara itu berdasarkan pantauan kenaikan harga hanya terjadi komoditas telur dan ayam potong. Untuk telur ayam ras dijual dengan harga eceran Rp 24 ribu hingga Rp 25 ribu/kg. Telur yang dijual pedagang di Kota Cirebon berasal dari Kuningan, Kediri, Blitar dan Kabupaten Cirebon. Sebelumnya harga telur ada di kisaran Rp 20 ribu/kg. Sedangkan untuk ayam dijual seharga Rp 35 ribu/kg  dari sebelumnya di kisaran Rp 30 ribu/kg. Ayam diambil dari sejumlah daerah di Kabupaten Kuningan dan Tegal. Namun kenaikan harga telur dan ayam dinilai masih wajar, apalagi menjelang puasa sejumlah pedagang mengaku biasanya pasokan ayam akan terus bertambah.
Sedangkan komoditas lainnya seperti  minyak goreng curah dijual seharga Rp 9.800/kg dan eceran seharga Rp 10 ribu/kg, tepung terigu ada di kisaran Rp 4.440/kg hingga Rp 7.600/kg tergantung merk, gula merah ada diharga Rp 10.700/kg, gula pasir ada di harga Rp 10 ribu/kg dan daging sapi dijual seharga Rp 120 ribu/kg. Hingga kini stok seluruh bahan pangan tersebut masih ada baik di tingkat distributor maupun di pasar tradisional.

Post A Comment: