Kantor Pelayanan Bank Indonesia Cirebon Luncurkan Kartu Berlogo GPN
Kota Cirebon - KpBank Indonesia Cirebon  resmi meluncurkan sistem National Payment Gateway atau Gerbang Pembayaran Nasional. Sistem ini berguna untuk menyatukan berbagai sistem pembayaran milik berbagai bank yang berbeda.
Penjabat Wali Kota Cirebon, Dr. H. Dedi Taufik M. Si menghimbau masyarakat untuk menukar kartu ATM/Debit ke kartu berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang baru dilaunching Bank Indonesia pada Minggu 29 Juli 2018.
Adapun launching kartu berlogo GPN di Kota Cirebon digelar di Area Parkir Komplek Stadion Bima yang dihadiri Kepala Bank Indonesia Cirebon, Penjabat Wali Kota Cirebon, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon.
"Pemda Kota Cirebon mendukung penuh peralihan ATM ke GPN dan akan mendorong ASN untuk segera menukarkan kartu ATM/Debitnya'" katanya.
Dedi mengungkapkan peralihan kartu ATM/debit merupakan upaya mendorong kedaulatan NKRI dan meningkatkan keamanan bertransaksi non-tunai.
"Upaya yang dilakukan Bank Indonesia Cirebon ini kami dukung, karena masyarakat juga butuh transaksi yang aman," ujarnya.
Sementara itu Kepala Bank Indonesia Cirebon, M. Abdul Majid Ikram menuturkan GPN merupakan program yang dikembangkan Bank Indonesia untuk mengamankan sistem pembayaran agar profit dan datanya tidak ke luar negri.
"Selama ini ada 2 penyedia layanan kartu kredit dari luar negri yang cukup banyak digunakan masyarakat," ujarnya.
Tujuan GPN ini adalah untuk menyatukan sistem pembayaran karena selama ini telah terjadi fragmentasi dalam sistem pembayaran. Fragmentasi itu disebabkan oleh keinginan setiap bank mengembangkan sistem pembayaran ekslusif, yang hanya bisa diproses menggunakan mesin EDC miliknya sendiri.
Gerbang Pembayaran Nasional
Kondisi tersebut membuat sistem pembayaran di masyarakat, maupun pengelolaannya oleh bank menjadi tidak efisien. Masyarakat butuh banyak kartu pembayaran dari bank berbeda di dalam dompetnya, sedangkan bank harus menyediakan EDC yang bisa membaca kartu debit buatan mereka untuk setiap kasir di toko.:Ungkapnya
Dia menambahkan, segera setelah peresmian hari ini, maka GPN sudah bisa digunakan. Artinya saat masyarakat pemegang kartu debet milik bank A belanja di toko tertentu, mereka bisa menggunakan kartunya di mesin EDC mana pun; tidak wajib menggunakan EDC keluaran bank A.
Dalam praktiknya GPN merupakan sistem yang dilaksanakan oleh tiga lembaga penyelenggara, yakni Standard, Switching, dan Services.
Standard merupakan proses standarisasi teknologi pembayaran yang saat ini dilakukan oleh Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI); Switching merupakan pemrosesan transaksi yang saat ini dikelola oleh empat lembaga, yakni Jalin Pembayaran Nusantara, Artajasa Pembayaran Elektronik (ATM Bersama), Rintis Sejahtera (ATM Prima) dan Alto; serta Services yang akan dikelola oleh konsorsium bank.



Post A Comment: