KSOP Kelas Dua Cirebon Turun  Langsung Untuk Mendengar Keluhan Masyarakat Terkait Debu Batu Bara
E satu.com (Crb) - Permasalahan debu batu bara yang selama ini di keluhkan masyarakat yang terkesan diabaikan mulai ditanggapi oleh pihak KSOP dengan hadir langsung ke lokasi Sekertariat Forum Rw dan Rukun Nelayan  Panjunan Jl.Benteng Kota Cirebon ,Senin ( 17 September 2018).
Kehadiran KSOP Cirebon ke Forum RW dan Rukun Nelayan Panjunan yang sekarang ini sering menerima debu dampak dari bongkar muat   batu bara ,ingin mendengar langsung keluhan masyarakat dan mencari solusi bersama untuk meminimalisir dampak debu
PH. KSOP Kelas dua Cirebon Bambang Dwi,menyampaikan bahwa kedatangannya dalam rangka mendengar langsung keluhan dari Forum Persatuan RW dan Rukun Nelayan ttg kegiatan bongkar muat Batubara Pihaknya akan menampung saran masukan dari Forum Persatuan RW dan Rukun Nelayan untuk dicarikan solusinya.
Kasi Lala dan Usaha Kepelabuhanan Rudi Juanto menyampaikan  Kegiatan Bongkar Muat Batubara sudah ada SOP yang sudah disepakati, namun kalau memang ada penyimpangan pihaknya akan mengumpulkan stakeholder terkait.
Langkah awal yang telah dilaksanakan pihak KSOP yaitu melaksanakan Pengumpulan data dan Pengawasan kegiatan bongkar muat Batubara, apabila telah mengundang stakeholder terkait, maka nanti akan mengundang dari forum untukk duduk bersama mencari solusi terbaik
Deni jaelanai Humas KSOP kelas dua Cirebon
Sementara itu ketua pelaksana Forum  Hary Pramono , KSOP  menindak tegas Kalau ada penyimpangan prosedur SOP kegiatan bongkar muat Batubara, pihak KSOP berhak dan harus memberhentikan kegiatan  tersebut dan pihak pengusaha sudah memberikan dana sandar/tambat ada alokasi utk lingkungan sebesar 1.866/ton kpd Pelindo, seharusnya dipergunakan sesuai peruntukannya."Jelasnya
Hary Pramono  menambahkan bahwa forum RW dan rukun nelayan  meminta pihak KSOP lebih tegas kepada PT. Pelindo, karena
"Pihak pelindo tidak ada keseriusan dan terkesan Pelindo membohongi masyarakat" itu sebabnya
Pihak forum melakukan langkah-langkah  koordinasi degan pihak Ksop dan Pelindo terkait penanganan debu karerna adanya tekanan masyarakat yang cukup tinggi kepada forum.
Deni jaelanai Humas KSOP kelas dua Cirebon mengatakan bahwa KSOP tidak tinggal diam dan berusaha duduk bersama untuk mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut,"Katanya ( Pgh)

Post A Comment: