Cirebon Pelopor Olah Raga Traditional Yang Tergabung Dalam FORMI
Cirebon Pelopor Olah Raga Traditional Yang Tergabung Dalam FORMI
E satu.com (Crb) - Sebanyak 25 ribu peserta dari seluruh Nusantara mengikuti Festival Gebrak Olahraga Tradisional Nusantara Tahun 2019 di Kota Cirebon.

Kota Cirebon sebagai Pelopor OlahRaga Tradtional dan akan menjadi contoh bagi daerh lainnya.


Dengan olahraga semangat juang, kerjasama dan disiplin diterapkan kepada setiap diri, termasuk anak-anak.


Pembukaan Festival Gebrak Olahraga Tradisional Nusantara Tahun 2019 dilakukan oleh Plh Sekda Kota Cirebon, H. Anwar Sanusi, S.Pd., M.Si. di Stadion Madya GOR Bima Kota Cirebon, Sabtu 3 Agustus 2019.

“Anak-anak muda ini sudah berada di jalur yang benar, karena mereka memang harus selalu melatih diri untuk berolahraga,” ungkap Anwar.

Cirebon Pelopor Olah Raga Traditional Yang Tergabung Dalam FORMIDalam olahraga, termasuk olahraga tradisional sekalipun, ada semangat juang, ada semangat untuk bekerja sama, juga ada disiplin yang ditanamkan. “Banyak lagi pesan moral yang terkandung dalam olahraga,” ungkap Anwar.

Karena itu, Anwar mengucapkan terima kasih kepada pengurus FORMI Kota Cirebon yang telah menyelenggarakan dengan baik festival olahraga tradisional ini.

“Antusias masyarakat pecinta olahraga tradisional luar biasa. Ini kegiatan yang luar biasa,” ungkap Anwar.

Ke depannya, Anwar juga berharap olahraga tradisional seperti ini tetap diselenggarakan.

Sementara itu Ketua FORMI Kota Cirebon, Edial Sanif, juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang selama ini telah diberikan oleh Wali Kota Cirebon dan jajarannya terhadap keberadaan olahraga tradisional di Kota Cirebon.

“Semoga kita bisa lebih sukses lagi dan bisa lebih berprestasi khususnya di tingkat Jawa Barat,” ungkap Edial.

Cirebon Pelopor Olah Raga Traditional Yang Tergabung Dalam FORMIFestival Gebrak Olahraga Tradisional Nusantara Tahun 2019 diikuti oleh 25 ribu peserta dari seluruh Nusantara. Sebanyak 15 cabang olahraga tradisional dipertandingkan seperti enggrang, terompah panjang, dagongan, layang-layang, jemparingan, sumpitan, kjs, senam tera, skate board dan lainnya. Esoknya di depan gedung BAT akan dilakukan barongsai dan ontelis. Selain itu juga akan digelar senam aerobic.

“Olahraga tradisional merupakan pondasi untuk olahraga prestasi,” ungkap Dedi Kenedi, ketua pelaksana festival.

Olahraga tradisional mengajarkan gerak-gerak dasar yang akan sangat berguna untuk pencapaian di olahraga prestasi kelak.” Katanya (Pgh)

Post A Comment:

0 comments: