E satu.com (Cirebon)
- Instansi publik berkewajiban memberikan pelayanan prima kepada masyarakat termasuk pada bulan suci Ramadhan.

Birokrasi atau instansi pemerintahan merupakan salah satu garda terdepan yang berhubungan dengan pelayanan publik atau masyarakat dan dituntut untuk memberikan pelayanan prima dengan melayani masyarakat sebaik baiknya sehingga dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan serta keinginan masyarakat meskipun memasuki bulan suci Ramadhan dan sedang melaksanakan ibadah puasa, hal itu disampaikan salah seorang pemerhati kemasyarakatan dan desa di Kabupaten Cirebon Suyitno Syam dalam wawancaranya dengan E satu.com, rabu ( 6/4/22 )

Meskipun misalnya ada pengurangan jam kerja dibulan suci Ramadhan dan juga sedang menjalankan ibadah puasa, saya berharap agar pelayan publik tidak bermalas malasan dan dalam bekerja lebih maksimal kendati Ramadhan " didalam undang undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik dalam bab II pasal 3b disebutkan bahwa pemerintahan harus memberikan pelayanan terbaik kepada publik atau masyarakat " tegasnya.

Harus tetap semangat dan tidak mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat " Pemerintah sudah mengingatkan agar pelayan publik tidak bermalas malasan meskipun tengah menjalankan ibadah puasa " ucap Suyitno Syam

Keputusan Menteri PAN Republik Indonesia nomor 63 tahun 2004, ditegaskan hakikat pelayan publik adalah pemberian pelayanan prima kepada masyarakat yang merupakan perwujudan kewajiban aparatur pemerintahan sebagai abdi masyarakat, tandasnya.

Dikatakan Suyitno Syam sebagai pelayan publik harus dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya dan dapat bekerja dengan maksimal meskipun dibulan suci Ramadhan dan tengah menjalankan ibadah puasa, katanya.

Harus bekerja sesuai aturan yang ada, meskipun misalnya ada pengurangan jam kerja " pengurangan jam kerja tidak harus membuat pelayan publik bermalas malasan tetapi harus tetap menjaga ritme kerja dan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat lebih baik karena hal tersebut akan berpengaruh terhadap kinerja sebagai seorang pelayan publik " ujarnya.

Publik atau masyarakat harus dilayani dengan baik karena ini merupakan salah satu harapan dari masyarakat atau publik dan saya berharap kinerja pelayan publik tidak menurun selama Ramadhan " para pelayan publik diminta tidak menjadikan alasan puasa, sebagai alasan bermalas malasan " pelayan publik mengemban amanah mengabdi pada masyarakat dan membangun kemajuan bagi lingkungan wilayahnya " tutup Suyitno Syam. (wnd)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AKB

Back To Top