AKB



E satu.com (Bandung)
- Rektor Insititut Teknologi Ahmad Dahlan Dr. Mukhaer Pakkana menyampaikan pidato sambutan dalam acara Halal bi Halal silaturrahmi Syawalan  1443 H warga Muhammadiyah di MUI bersama Civitas Akademi ITB AD  di rangkai dengan soft lounching Ahmad Dahlan Metaverse (14/5/22).

Mukhaer panggilan akrabnya mengatakan  perusahaan terbatas  (PT) dibawah ITB AD yaitu PT. Surya Ahda Digital (Sadiqi) menjalankan misi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM)  melangkah maju ITB Ahmad Dahlan yang pertama dalam melakukan teknologi enterpheruner untuk menciptakan lapangan kerja melalui PTM.

Lebih lanjut Mukhaer mengatakan Sadiqi City yang menjalankan AD Metaverse, akan lounching saat pra muktamar Muhammadiyah di Solo nanti November 2022.

Digital city Beyond technology Ekosistem digital merupakan penghubung potensi di Muhammadiyah yang diintegrasikan dalam AD Metaverse tegasnya.

AD Metaverse terinspirasi dari masyarakat madani yang dibangun Rasulullah. Metaverse membuka kesempatan tanpa jarak, toko di pelosok negeri seolah olah ada di depan mata, produsen dan konsumen semakin dekat.

Menurut Buya Amirsyah Tambunan Sekjen MUI dalam mengawali  tausiyahnya mengatakan bahwa semua umat Islam adalah pengikut Muhammad (Muhammadiyah)   apa pun organisasinya, tanpa kecuali. Kenapa demikian? Karena semuanya pasti mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.

Umat Islam butuh ulama di mana  Nahdatul Ulama (NU)  terus memperkuat  kebersamaan umat Islam  yang harus di hubungkan bersama Al Jam’iyatul Washliyah dan menyatukan  umat melalui Al Ittihadiyah,  mempersatukan umat (
bersama wahdah Islamiyah,    mempersatukan umat melalui ormas  Persatuan Umat (PUI),  Persatuan Islam (Persis) dll sejumlah lebih dari 70 Ormas yang berhimpun di MUI.

“ Jadi, semua umat (Islam, Red) adalah Muhammadiyah,” ujar pria yang akrab di panggil Buya Amirsyah yang berkomitmen terus mengajak, melayani umat (khodimul ummah) bersama sama pemerintah (shodiqul ummah) untuk mempersatukan umat untuk merawat kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara.  Sebaliknya menolak segala macam adu domba, fitnah yang terus di lakukan para bazer di media sosial. 


Dalam kesempatan yang sama Ketua MUI bidang Hubungan Luar Negeri yang juga Wakil Ketua Majelis Dikti PP Muhammadiyah  Prof. Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan usai Ramadhan umat Islam telah  memiliki  energi dan kekuatan baru dengan kualitas iman sesuai dengan tujuan puasa itu, yakni menjadi insan yang bertaqwa. 

Untuk itu mengajak umat Islam menjadikan silaturrahmi sebagai kekuatan (silaturrahmi of power ) memiliki nilai yang sangat berharga untuk meningkatkan  kualitas kemanusiaan. 

Buya Amirsyah berpesan agar umat Islam
terus berikhtiar meningkatkan sumber daya manusia melalui 178 perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM)  se Indonesia dengan menekankan  lima kecerdasan : 

Pertama, kecerdasan intelektual yang tidak sekedar mampu menggunakan hitungan secara matematika, juga cerdas dalam menghitung kondisi yang menguntungkan untuk pengembangan dunia saja. Ketua, kecerdasan emosional agar mampu merawat semangat yang membuat seorang sukses. Ketiga, kecerdasan spritual guna mewujudkan kekuatan iman dan tagwa (Imtaq) guna membangun dunia usaha yang sukses. Keempat, kecerdasan soasial yakni kemampuan menjadikan masyarat sebagai aset sosial kapital, berdasarkan human capital, kelima, kecerdasan enterphereuner guna mewujudkan lapangan kerja yang memiliki ke trampilan hidup (life skill). 
Atas dasar itu Civitas akademika ITB AD berusaha terus  mengamalkan hadis عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Ibnu Syihab dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Anas bin Malik bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa ingin lapangkan pintu rizqi untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari) [Shahih No.5986 Versi Fathul Bari]

Kedepan kita harus siap mengahadapi tantangan yakni setiap individu/unit/komunitas, musti didorong menjadi produsen. Petakan potensi diri/unit/community agar terus berproduksi semakin banyak dan semakin variatif.
Ekosistem yang dibangun berupa komunika, sadiqi pay, telemedicine,  melalui AHMAD DAHLAN METAVERSE*, yang dipimpin  Direktur PT. Surya Ahda Digital (Sadiqi) Budi Darsono.

AD Metaverse terinspirasi dari masyarakat madani yang dibangun Rasulullah.
Metaverse membuka kesempatan kepada semua pihak, tanpa jarak, toko di pelosok negeri seolah olah ada di depan mata, intermediari semakin tidak dibutuhkan, karena prowdusen dan konsumen semakin dekat.

Menurut Buya Amirsyah ada dua tantangannya; pertama, secara internal  tata kelola harus solid, karena itu setiap individu/unit/komunitas, musti didorong menjadi produsen, agar semakin berperan. Pejuang besar agar berproduksilah, petakan potensi diri/unit/community agar terus berkembang semakin banyak dan semakin variatif. Secara ekternal, ekosistem harus mampu bersaing dengan banyak platforn yang dibangun berupa komunika, sadiqi pay, telemedicine, desa, cetak, pasar, kampus, dll, yang akan terus berkembang. Buya Amirsyah menutup Tausiyah dengan dasar QS Al Maryam 96 : اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمٰنُ وُدًّا

Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak (Allah) Yang Maha Pengasih akan menanamkan rasa kasih sayang (dalam hati mereka).(iwan/rs)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top