AKB


E satu.com (Cirebon)
- Puskesmas Bangodua pada Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon gelar pelayanan KB serentak sejuta akseptor, yang dilaksanakan di puskesmas Bangodua, beberapa hari yang lalu.

Menindaklanjuti Surat dari Kepala Dinas PPKBP3A kabupaten Cirebon Nomor 476/1087/KBKR dan Surat Edaran Bupati Cirebon Nomer 476/1691/DPPKBP3A tentang pelayanan KB serentak sejuta akseptor dalam rangka Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke XXIX Tahun 2022.

Kepala Puskesmas Bangodua H. Sopyan, S.Kep.Ners, mengatakan pada e-satu.com, bahwasanya pelayanan KB sejuta akseptor yang kami laksanakan pada hari ini adalah untuk turut mendukung program pemerintah dalam hal pengendalian penduduk dan mengatur angka kelahiran, katanya.

"Pelayanan KB yang diberikan seperti implant, IUD dan suntik ini, bagi yang punya kartu BPJS/KIS tidak dipungut biaya atau dilayani secara gratis dan yang tidak punya kartu BPJS/KIS hanya membayar retribusi sebesar Rp. 10.000, - " mudah mudahan dengan pelayanan ini dapat meningkatkan kualitas keluarga" tegasnya.

Kami melaksanakan pelayanan KB serentak sejuta akseptor dalam rangka HARGANAS ke XXIX Tahun 2022 bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat termasuk masyarakat dikecamatan Klangenan khususnya masyarakat dilingkungan wilayah kerja puskesmas Bangodua, H Sopyan.

Insya Allah, kegiatan ini dapat meningkatkan akses pelayanan KB " untuk program KB masih harus terus dilakukan karena masih ada masyarakat yang belum menyadari pentingnya KB " ucapnya.

Menurut H. Sopyan, kegiatan hari ini, menindaklanjuti Surat dari Kepala Dinas PPKBP3A kabupaten Cirebon dan Surat Edaran Bupati Cirebon Drs.H. Imron, M.Ag " jadi kami puskesmas Bangodua tentunya harus menindaklanjuti apa yang menjadi komitmen dalam upaya mewujudkan manusia Indonesia termasuk di kabupaten Cirebon yang sehat dan sejahtera " pungkasnya.(wnd)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top