agustusan


E satu.com (Majalengka)
- Setelah dinyatakan positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan Klinik Kesehatan Pelabuhan (KKP) Embarkasi Bekasi usai pulang dari tanah suci, kini lima orang jemaah haji asal Majalengka dinyatakan bebas virus corona. Hal itu terungkap setelah pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, membawa sample itu untuk dilakukan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) di laboratorium RSUD Gunung Djati Cirebon. 

"Setelah dilakukan pemeriksaan PCR di laboratorium RSUD Gunung Djati Cirebon, 5 orang jemaah haji asal Majalengka yang semula dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab antigen, kini dinyatakan negatif dari hasil PCR,"ujar Ketua Tim Penyelenggara Kesehatan Haji Majalengka, H Agus Susanto saat dikonfirmasi via ponselnya. 

Menurut Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka ini, hasil swab antigen dari KKP itu tidak menjadi rujukan, sebab hasil tes PCR  jauh lebih akurat ketimbang swab antigen. Karena hasil PCR sendiri, mampu mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus secara menyeluruh. 

"Pegangan kita hasil tes PCR, bukan swab antigen. Jadi, lima orang jemaah bebas dari virus corona,"ucapna.


Dijelaskan Agus, tes swab antigen dan PCR sendiri merupakan serangkaian tes yang digunakan untuk mendeteksi virus Covid-19 dalam tubuh. Mengenai hasil tesnya keduanya terkadang berbeda. Karena swab antigen sendiri merupakan pemeriksaan yang memeriksa membran nukleocapsid yang ada pada virus. Itu artinya Antigen hanya mendekteksi virus yang masih hidup. Sedangkan PCR mendeteksi materi genetik atau susunan gen yang ada di dalam virus. 

"Intinya sifat swab PCR lebih sensitif dan lebih spesifik. Sehingga ada virus dengan jumlah sedikit pun, PCR itu sudah bisa mendeteksi bahkan sudah rusak sekalipun bisa terlihat. Sedang antigen kalau virusnya sudah rusak maka sudah tidak bisa mendeteksi," jelasnya. 

Mengenai mekanisme yang diterapkan di Dinkes Majalengka, lanjut dia, setelah dinyatakan positif berdasarkan hasil swab antigen,  akan dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR, agar hasilnya lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Adanya kabar baik ini, kami akan segera melaporkan hasil tersebut ke yang bersangkutan dan pihak keluarga. Termasuk kepada Bupati Majalengka H Karna Sobahi dan Kepala Kementrian Agama (Kemenag) RI HM Mulyadi,"katanya. 
 Sebelumnya, Kepala Seksi Haji dan Umroh H Heru Hoerudin menyatakan, jika lima orang jamaah haji asal Kabupaten Majalengka yang baru tiba di Tanah Air, dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala. Mereka pun menjalani isolasi mandiri dengan pemantuan dari Puskesmas setempat. 


Kelima jamaah haji itu merupakan bagian dari 410 jamaah haji yang tergabung dalam kloter 11 asal Kabupaten Majalengka, yang kembali ke Tanah Air pada Sabtu (23/7). Sebelum dipulangkan ke kampung halaman, mereka melaksanakan swab antigen oleh Klinik Kesehatan Pelabuhan (KKP) Embarkasi Bekasi di Asrama Haji Bekasi. 

Setelah diketahui hasilnya positif dari pemeriksaan tersebut, kelima jamaah haji itupun dipisahkan dari rombongan jamaah haji lainnya. Kelima jamaah itu berasal dari dua orang Kecamatan Kasokandel, dua Kecamatan Talaga dan Kecamatan Kadipaten. (pgh)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AKB

Back To Top