AKB


E satu.com (Cirebon)
- Untuk menghindari penumpukan sampah yang hanya dibuang dan dibiarkan begitu saja, Mahasiswa UGJ yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata, Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat ( KKN - PPM ) di desa Danawinangun kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan praktek pembuatan pupuk kompos di rt 015 rw 08 blok Sigodogkan desa Danawinangun.

Melestarikan lingkungan dapat dilakukan mulai dari hal hal sederhana contohnya dengan memanfaatkan sampah yang ada di rumah.

Saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa sampah rumah tangga merupakan masalah yang belum terselesaikan secara efektif yang pada akhirnya sampah tersebut menumpuk.

Ditemui E satu.com, senin ( 5/9/22 ) Kuwu desa Danawinangun Maman Sukarman sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh para mahasiswa UGJ KKN - PPM didesa Danawinangun " mudah mudahan praktek pembuatan pupuk kompos yang diinisiasi oleh mahasiswa UGJ ini dapat bermanfaat untuk masyarakat dilingkungan wilayah desa Danawinangun sehingga nantinya dapat menjadikan desa Danawinangun ini bersih " jelasnya.

Tujuan dari praktek pembuatan pupuk kompos adalah untuk membina dan mengarahkan warga masyarakat khususnya warga masyarakat desa Danawinangun agar dapat memilah sampah organik - anorganik secara mandiri dan mulai memanfaatkan sampah organik rumah tangga untuk dijadikan kompos, tegasnya.

" Kami pemerintah desa Danawinangun sangat senang dengan kontribusi mahasiswa UGJ KKN - PPM, mudah mudahan dengan pengelolaan limbah sampah melalui praktek pembuatan pupuk kompos dapat menurunkan volume sampah " kata Kuwu Maman Sukarman.

In Syaah Allah dengan memilah sampah organik - anorganik secara mandiri bisa bermanfaat dengan pupuk kompos organiknya untuk memupuk tanaman " ini adalah salah satu upaya untuk mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat " tandasnya.

Menurutnya, composting merupakan proses alami mendaur ulang bahan organik seperti daun dan sisa makanan menjadi pupuk berharga yang dapat menyuburkan tanah dan tanaman, target program ini merupakan masyarakat yang menghasilkan sampah organik " manfaat dari Composting mengurangi volume limbah, memiliki nilai jual yang lebih tinggi dari pada bahan asalnya, mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah dan pelepasan gas metana dan sampah organik akibat bakteri yang membusuk serta mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan sampah " ungkapnya.

" Kami pemerintah desa Danawinangun berkomitmen kuat, In Syaah Allah akan memanfaatkan pembuatan pupuk kompos semaksimal mungkin dan sebaik baiknya, mudah mudahan sukses dan dapat memberi kemanfaatan untuk masyarakat " tutup Kuwu desa Danawinangun Maman Sukarman. (wnd)

Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top