E satu.com (Tangerang) - Adanya aksi demo yang mengatasnamakan warga Sangiang Jaya yang mendatangi kantor Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang pada Rabu ( 27/3/2024 ) untuk mendukung Lurah menjalankan Perwal Nomer 24 tahun 2015 dan meminta kepada pihak kelurahan, untuk  segera membentuk panitia dan segera melaksanakan pemilihan ketua RW 10 yang baru.

Para pendemo yang datang, tidak dapat bertemu dengan Lurah Sangiang Jaya, Ahmad Fariz Firdaus, tetapi ditemui oleh Babinsa , Binamas, Kasie Tapem dan Sekretaris Lurah.

Babinsa dan Binamas yang bersama - sama menjaga dan mengantisipasi keamanan, menghimbau kepada warga, untuk  menghormati bulan suci Ramadhan dan diharapkan saat mengadakan aksi agar menyampaikan aspirasi dengan baik.

Sekretaris kelurahan ( Sekkel ) Sangiang Jaya meminta kepada perwakilan warga yang demo untuk menyampaikan aspirasi, untuk masuk ke dalam ruangan dan sampaikan aspirasi didalam ruangan saja.
Menurut Sekkel, Didin S, yang diminta tanggapannya usai aksi demo, mengatakan, " kami dari pihak kelurahan bersama Babinsa dan Binamas menerima warga yang mengatasnamakan warga kelurahan Sangiang Jaya yang datang menyampaikan aspirasi, yakni menginginkan agar surat penetapan ketua RW 10 tidak dicabut dan segera membentuk panitia pemilihan Ketua RW 10 yang baru ", tutur Didin S kepada awak media.

" Panitia belum di bentuk dan kami akan mengundang para ketua RT dan Plt RW, ya nanti kita serahkan ke beliau, bagaimana mekanismenya, kita melihat saja Pak, tapi tidak keluar dari jalur ", ujar Didin S.

" Maka nya nanti kesepakatan rapat internal RT dan Plt RW siapa yang jadi panitia,  karena kita melihat kondisi di lapangan antara 6 RT itu, ada kubu - kubuan , saya inginnya netral, siapa yang nanti disepakati oleh para pengurus RT dan Plt RW pada rapat internal, siapa  yang mau ditunjuk, apakah mau pakai LPM, karang taruna, itu terserah ya, kita hanya memantau saja ", tambah Sekkel.

" Keinginan masyarakat, keinginan nanti para ketua RT maunya seperti apa, jadi kita sudah lepaskan ke masyarakat saja , biar mereka yang menentukan, kita ini cuma ikutin , yang penting tidak menyalahi aturan dan panitia harus sepakat ", pungkas Didin.

Massa yang mengaku sebagai warga Sangiang Jaya, terlihat hanya sedikit saja yang berasal dari RW 10, yang datang ke kelurahan yang diduga sebagai aksi tandingan, untuk menyikapi adanya aksi demo sebelumnya dari perwakilan mayoritas warga RW 10 yang meminta Lurah mencabut surat penetapan ketua RW 10 yang dianggap sebelah pihak dan tidak sesuai Perwal, sebenarnya punya keinginan yang sama dengan mayoritas warga RW 10, yaitu segera diadakannya pemilihan Ketua RW 10 yang baru yang dipilih langsung oleh warga secara demokratis.

Dengan adanya aksi demo tandingan tersebut, diharapkan Lurah Sangiang Jaya dapat mengambil sikap dan kebijakan yang bijaksana, tidak mementingkan seseorang atau kelompok, tetapi lebih mementingkan kepentingan mayoritas warga RW 10 agar permasalahan yang terjadi terkait dengan pemilihan Ketua RW 10 tidak berlarut - larut dan segera selesai.
( MS/Boby )
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top