E satu.com ( Tangerang ) - Pemimpin bukan hanya bertumpu terhadap Presiden ( Pemimpin negara ) Ditengah - tengah kehidupan bermasyarakat , pimpinan bisa ada dibeberapa sektor . Seperti para ,Ketua RT, Ketua RW, Walikota ,Gubenur dan para pemangku kebijakan lainnya . Semua itu merupakan pemimpin yang memiliki hak otoritas dalam menentukan proses pembangunan
Diangkat atau ditentukannya seorang pemimpin, sangat dianjurkan dalam ajaran Agama Islam juga Agama Lainya. Tujuannya agar segala sesuatu yang dijalankan ditengah kehidupan bermasyarakat bisa berjalan tertib , terkendali , aman , nyaman dan damai
Namun kenapa di tengah - tengah kehidupan bermasyarakat , seringkali terdengar isu kurang baik terkait proses pembangunan ? Seringkali terdengar keluhan dan kekecewaan masyarakat ??
Jawabannya sangatlah mudah . Itu berarti ada yang salah dengan pimpinan yang sudah dipilih , ditunjuk atau ditentukan
Biasanya itu terjadi karena Pimpinannya tidak adil , lebih mementingkan kepentingan pribadi, keluarga , kelompok dan golongannya. Kurang perhatian , kurang peduli dan kurang memiliki rasa empati dengan keluh kesah masyarakat yang dipimpinnya. Atau bisa juga karena Pimpinannya arogan, otoriter , intervensi , ingin dihargai tapi tidak mau menghargai yang dipimpinnya
Lantas bagaimana menghadapi Pimpinan seperti itu...??
Tentunya segala sesuatunya dikembalikan kepada masyarakatnya itu sendiri. Apakah mau diam saja atau berontak ..??
Bagaimana bila masyarakatnya diam saja ,mau menerima kondisi yang ada. ?
Itu sah - sah saja. Tidak ada yang bisa memaksa, karena itu merupakan hak individual masyarakat. Namun janganlah mengeluh bila kemudian kemakmuran dan kesejahteraan tidak dirasakan secara berkeadilan . Janganlah kecewa bila kemudian kemaksiatan dan kedzaliman lainya berkembang disetiap sendi kehidupan
Sebaliknya bila tidak ingin hal itu terjadi, kita harus berontak dan bangkit melawan pemimpin yang Dzolim , tentunya sesuai kemampuan atau kapasitas yang kita miliki
Contoh, Seperti seorang jurnalis berontak dan melawan melalui karya jurnalistiknya. Informasikanlah, ajaklah atau pengaruhilah masyarakat agar berani berontak , bangkit melawan Pemimpin yang arogan , otoriter , tidak adil , rakus , serakah tidak memiliki rasa empati dan tidak peduli dengan keluh kesah masyarakat.
Namun , lakukanlah sesuai tuntunan agama juga sesuai aturan hukum dan undang-undang yang ditentukan oleh negara .
Jagalah hati , jangan mudah terhasut dan terkontaminasi oleh segala sesuatu yang tidak baik. Niatkan hanya karena Allah Subhanahuwata'Ala, yakin akan mendapatkan pertolongan didunia maupun akhirat
Penulis ; Asep WW / Al- Fakir ( Jurnalis E satu.com )










.webp)











Post A Comment:
0 comments: