E satu.com (Cirebon) - Koperasi Grage Sukses Mandiri Laskar Agung Macan Ali Nuswantara berencana memfasilitasi relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) eks Sukalila Selatan ke lokasi baru yang dinilai lebih representatif.
Relokasi ini menyasar pedagang kerajinan tangan seperti figura, lukisan kaca, kanvas, hingga karya seni lainnya.
Para PKL tersebut merupakan anggota Laskar Macan Ali yang tergabung dalam koperasi.
Upaya relokasi dilakukan sebagai solusi agar para pedagang kembali bisa berjualan secara tertata tanpa mengganggu estetika kota.
Pengurus Koperasi Grage Sukses Mandiri Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan PT Pelindo Regional 2 Cirebon terkait pemanfaatan lahan milik Pelindo seluas sekitar 2.000 meter persegi di Jalan Sisingamaraja, Kota Cirebon.
“Kami berencana menyewa lahan tersebut ke PT Pelindo Regional 2 Cirebon. Karena Pelindo merupakan BUMN, tentu ada mekanisme komersial yang harus ditempuh, dan saat ini progres pendekatan sudah sekitar 75 persen,” kata Prabu Diaz, Sabtu (24/1/2026).
Lahan tersebut rencananya akan dikembangkan menjadi pusat kerajinan kreatif dan seni yang ditata secara estetis, lengkap dengan gapura sebagai ikon kawasan. Fasilitas umum seperti toilet, tempat istirahat, dan musholla juga akan disiapkan.
“Jika ukuran kios 3x3 meter, diperkirakan bisa menampung sekitar 148 kios di luar area fasilitas umum,” ujarnya.
Prabu Diaz menambahkan, prioritas penempatan kios akan diberikan kepada PKL eks Sukalila Selatan yang merupakan anggota Laskar Macan Ali. Sementara kios yang tersisa akan dibuka untuk umum dengan sistem sewa per tahun.
Selain sebagai tempat berjualan, kawasan tersebut juga dirancang menjadi ruang kreativitas bagi para seniman untuk membuka bengkel seni dan melakukan proses pembuatan karya secara langsung.
Untuk sektor kuliner, koperasi akan membatasi jumlah pedagang dengan fokus pada kuliner khas Cirebon.
Para pedagang juga diwajibkan mengenakan atribut tradisional seperti pangsi dan ikat kepala bermotif Mega Mendung.
“Tujuan kami membantu pemerintah sekaligus masyarakat kecil. Relokasi sering tidak efektif karena lokasinya kurang representatif. Kalau tempatnya tepat, pedagang bisa tertata dan kota juga tetap indah,” pungkasnya. (Wandi)









.webp)












Post A Comment:
0 comments: