E satu.com (Cirebon) - Di balik setiap perjalanan kereta api yang aman dan nyaman, terdapat proses panjang dalam menjaga keandalan prasarana. Sepanjang tahun 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon secara konsisten melakukan perawatan jalan rel dan infrastruktur pendukung sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan perawatan prasarana tidak hanya berorientasi pada keselamatan perjalanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya KAI dalam mendukung transportasi ramah lingkungan.
“Perawatan prasarana tidak hanya bertujuan menjaga keselamatan perjalanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya KAI dalam mendukung transportasi ramah lingkungan. Infrastruktur rel yang terawat dengan baik memungkinkan perjalanan kereta api berjalan lebih lancar, efisien, dan mampu menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengurangi ketergantungan pada transportasi pribadi,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan program KAI dalam modernisasi dan peremajaan infrastruktur perkeretaapian guna mendukung layanan kereta api yang aman dan andal.
Sepanjang tahun 2025, Daop 3 Cirebon melaksanakan perawatan melalui pemeriksaan rutin kondisi jalan rel, jembatan, terowongan, serta bangunan pelengkap lainnya. Pemeriksaan meliputi pengecekan sambungan rel, bantalan, batu ballast, drainase, hingga struktur utama jembatan untuk memastikan seluruh prasarana dalam kondisi prima.
Apabila ditemukan ketidaksesuaian di lapangan, KAI melakukan perawatan korektif, seperti penggantian komponen rel yang aus, perbaikan geometri lintasan, penggantian bantalan dan batu ballast, serta perbaikan wesel guna menjaga stabilitas jalur dan kelancaran perjalanan kereta api.
“Perawatan prasarana jalan rel dan jembatan dilakukan secara rutin dan berkala sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan perjalanan kereta api di wilayah kerja Daop 3 Cirebon dan meningkatkan kenyamanan pelanggan setia kereta api,” ucap Muhibbuddin.
Berdasarkan data akumulasi perawatan periode Januari hingga Desember 2025, KAI Daop 3 Cirebon telah melakukan penggantian rel baru sepanjang 22.000 meter. Selain itu, dilakukan penggantian bantalan beton sebanyak 13.662 batang serta pemasangan 1.400 batang bantalan sintetis untuk memperkuat struktur jalan rel dan meningkatkan stabilitas lintasan.
Untuk mendukung daya tahan dan kestabilan jalur rel, KAI Daop 3 Cirebon juga melakukan penggantian balas sebanyak 39.315 meter kubik. Balas yang kuat dan stabil berperan penting dalam menjaga kualitas lintasan serta meminimalisir potensi gangguan dan risiko selama perjalanan kereta api.
Tidak hanya fokus pada rel dan jembatan, sepanjang tahun 2025 KAI Daop 3 Cirebon juga mengganti 21 unit wesel baru. Wesel merupakan komponen vital dalam sistem perkeretaapian karena berfungsi memindahkan kereta api dari satu jalur ke jalur lainnya secara aman dan lancar.
Selain itu, Daop 3 Cirebon melakukan peremajaan penambat atau pengunci rel sebanyak 35.080 pcs, serta perawatan menggunakan Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR) sepanjang 476,5 kilometer jalur rel. Perawatan juga dilakukan dengan mesin MTT (Multi Tie Temper) dan PBR (Pengatur Ballast Regulator) sepanjang 1.006,4 kilometer jalur rel.
“Setiap perawatan yang kami lakukan adalah investasi jangka panjang. Bukan hanya untuk keselamatan perjalanan hari ini, tetapi juga untuk memastikan kereta api tetap menjadi moda transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ungkap Muhibbuddin.
Ia menegaskan, melalui perawatan prasarana yang berkelanjutan, KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen memastikan setiap pelanggan dapat bepergian dengan aman dan nyaman, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan. (Wandi)











.webp)












Post A Comment:
0 comments: