E satu.com (Cirebon) -
PT Teguh Madani Bersahabat (TMB) Tour and Travel Cirebon terus menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan umrah dengan standar kenyamanan dan kualitas tinggi bagi para jamaah.

Direktur TMB Tour and Travel, H Teguh Sasmito menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah melaksanakan kegiatan manasik umrah di tempat yang tidak memenuhi standar kenyamanan. Di Cirebon, TMB secara konsisten memilih dua lokasi manasik, yakni Rumah Makan Bandar Jakarta di Jalan Cipto Mangunkusumo dan Tepian Rasa.

“Kami memilih lokasi manasik yang nyaman, luas, dan memiliki standar makanan bergizi. Jamaah bisa mengikuti manasik dengan tenang, makan dengan kualitas gizi yang baik, sehingga stamina tetap terjaga,” ujarnya, Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, kerja sama dengan kedua rumah makan tersebut telah terjalin dengan baik, karena selain lokasi yang representatif, sajian makanan juga menjadi perhatian utama demi kesehatan jamaah selama kegiatan manasik berlangsung.

Tidak hanya saat persiapan, kenyamanan jamaah juga menjadi prioritas saat pemberangkatan. Berbeda dengan sebagian travel umrah lain, TMB memastikan jamaah mendapatkan ruang tunggu khusus di Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami tidak ingin jamaah merasa ditelantarkan saat tiba di bandara. Jamaah TMB ditempatkan di ruang khusus, bisa beristirahat, makan, dan menunggu keberangkatan dengan nyaman sebelum menuju Tanah Suci,” jelasnya.

Dari sisi akomodasi, TMB memastikan hotel yang digunakan tidak berjarak jauh dari Masjidil Haram. Selama ini, jarak hotel yang digunakan berkisar antara 200 hingga 300 meter.

“Hotel yang terlalu jauh akan menguras stamina jamaah. Kami menjaga agar jamaah tetap sehat dan bisa beribadah dengan khusyuk,” katanya.

Untuk penerbangan, TMB memilih maskapai terbaik tanpa transit, seperti Garuda Indonesia dan Saudi Airlines, demi kenyamanan dan efisiensi perjalanan.

Salah satu keunggulan lain yang ditawarkan TMB adalah penggunaan kereta cepat dalam perjalanan Madinah–Makkah dan sebaliknya. Jika menggunakan bus membutuhkan waktu hingga delapan jam, dengan kereta cepat perjalanan hanya memakan waktu sekitar dua setengah jam.

“Ini sangat berpengaruh pada kondisi fisik jamaah. Dengan waktu tempuh yang singkat, stamina tetap prima sehingga ibadah bisa dilakukan secara optimal,” ungkapnya.


Dari segi biaya, TMB menerapkan sistem paket all in, tanpa biaya tambahan di luar yang telah disepakati. Biaya tersebut sudah mencakup paspor, perlengkapan, hingga transportasi pulang-pergi dari Cirebon ke Jakarta.

“Harga paket kami berkisar Rp30–32 juta untuk paket medium. Bahkan kemarin kami memberangkatkan paket umrah plus Dubai dengan harga Rp34 juta untuk tiga hari dua malam,” jelasnya.

Meski menawarkan harga terjangkau, TMB menegaskan tidak mengorbankan kualitas layanan. 

Menurutnya, harga harus seimbang dengan fasilitas agar jamaah tidak dirugikan.

“Jangan tergiur harga murah, tapi fasilitas dan jarak hotel jauh sehingga jamaah kelelahan. Kasihan jamaah sudah menabung lama untuk beribadah ke Tanah Suci,” pungkasnya.

Dengan standar pelayanan tersebut, TMB Tour and Travel berkomitmen memberikan pengalaman ibadah umrah yang nyaman, sehat, dan berkualitas bagi seluruh jamaah. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top