E satu.com (Tangerang) -
Kesal dengan kinerja Pemerintah Daerah, Masyarakat Kota yang sudah sekian puluh tahun lamanya  terdampak banjir , Asep  Wawan Wibawan " Serukan Tolak Bayar PBB  " 

" Buat apa bayar PBB ,  bila hasilnya cenderung lebih banyak dinikmati oleh  pejabat atau oleh mereka yang dekat dengan lingkaran pejabat . Sementara ditingkat bawah,   masyarakat dibiarkan berkeluh kesah menghadapi  masalah banjir yang belum kunjung mendapatkan solusi dari  Pemerintah Daerah Kota Tangerang. Lebih baik Stop bayar PBB " Seru Asep dikediamannya, RT 03/08 Kelurahan Cimone Jaya Kecamatan Karawaci Kota Tangerang. Kamis ( 5/2/2026 )

Asep menyebutkan, di Kota Tangerang , banjir terjadi sudah sekian puluh tahun lamanya . Pemerintah  Daerah belum bisa memberikan solusi, Bahkan kondisinya malah semakin parah 

"  Banjir yang terjadi dibeberapa wilayah Kota Tangerang , terjadi sudah puluhan tahun lamanya. Sampai sekarang Pemerintah Daerah belum bisa memberikan solusi.  Bahkan kondisinya malah semakin.

Seperti yang dialami oleh keluarga besar saya , setiap  hujan deras , hanya bisa pasrah dan gelisah melihat luapan  air masuk membanjiri seisi rumah 

Dulu tidak  seperti itu, bahkan tidak terkena banjir. Eh sekarang kondisinya. malah semakin makin parah " Ungkap Asep 

Menurut Asep, salah satu penyebab banjir ,  bisa terjadi akibat tata kelola pembangunan yang kurang memperhatikan dampak lingkungan 

" Pemerintah Daerah  jangan lempar batu  sembunyi tangan , dengan mudah menyalahkan  masyarakat buang sampah sembarangan . Padahal sesungguhnya , banjir terjadi akibat   tata kelola pembangunan yang tidak memperhatikan dampak lingkungan. Ditambah kurang adanya resapan air, tidak adanya embung yang  mampu menpung debit air, drainase , gorong - gorong dan turap yang dibangun kurang perencanaan juga kurang berkualitas.  Dan hal  itu terbukti  salah satunya dilingkungan tempat saya dan keluarga tinggal , sebagai warga pribumi Kota Tangerang "   Kata Asep 

Lebih lanjut , Asep menyampaikan,  bila Pemerintah Daerah Kota Tangerang belum bisa mengatasi masalah banjir,   seharusnya  bertanggung jawab dengan memberikan solusi  atau kompensasi yang menyentuh hati dan bisa dirasakan secara berkesinambungan dan berkeadilan. Tidak sebatas tinjauan ,  memberikan bantuan Alakadarnya yang dilakukan hanya sekali disaat tejadi banjir 

Masyarakat tidak butuh tinjauan, yang dibutuhkan adalah bantuan  Berkesinambungan yang diedarkan secara berkeadilan 

( AWW/Sholeh)

Baca Juga
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top