E satu.com (Cirebon) -
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon memastikan keselamatan perjalanan kereta api (KA) selama masa angkutan Lebaran 2026 dengan melakukan berbagai langkah antisipasi.

Salah satunya melalui inspeksi mendadak (sidak) tes narkoba kepada petugas operasional, termasuk Penjaga Perlintasan Kereta Api (PJL).

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara acak dan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada sejumlah petugas PJL di wilayah Kota Cirebon, Sabtu (28/3/2026).

“Pemeriksaan tes narkoba ini dilakukan secara rahasia dan mendadak. Seluruh petugas PJL yang diperiksa mengikuti kegiatan ini,” ujar Muhibbuddin.


Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh petugas dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh narkotika.

Mengingat, petugas PJL merupakan garda terdepan dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di perlintasan sebidang.

“Dengan adanya pemeriksaan ini, kami memastikan petugas yang berdinas benar-benar dalam kondisi prima dan tidak terpengaruh penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, tes urine menggunakan enam parameter pemeriksaan, yakni Amphetamine (AMP), Morphine/Opiate (MOP), Marijuana (THC), Cocaine (COC), Methamphetamine (MET), dan Benzodiazepine (BZD).


Dari hasil pemeriksaan, seluruh petugas yang mengikuti tes dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Hasil ini menjadi indikator bahwa petugas PJL di wilayah tersebut bebas dari penggunaan zat terlarang.

Muhibbuddin menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di seluruh wilayah Daop 3 Cirebon dengan metode acak dan rahasia.

“Keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas. Karena itu, setiap petugas harus dalam kondisi fisik dan mental yang prima. Tes narkoba ini bagian dari upaya memastikan tidak ada petugas yang terlibat penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top