E satu.com (Kota Cirebon) -
Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota bersama Pemerintah Kota Cirebon mulai mematangkan kesiapan sarana transportasi dan infrastruktur jalan.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar didampingi Wali Kota Cirebon Effendi Edo memimpin inspeksi keselamatan atau ramp check kendaraan angkutan Lebaran di Terminal Tipe A Harjamukti, Rabu (11/3/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap armada yang keluar-masuk Kota Cirebon dalam kondisi layak jalan sehingga dapat menjamin keselamatan para penumpang selama perjalanan mudik.
Dalam pengecekan tersebut, petugas menyisir satu per satu kelengkapan administrasi hingga kondisi fisik bus.

Pemeriksaan meliputi sistem pengereman, lampu kendaraan, hingga kelayakan ban.
Sebanyak 120 armada disiapkan untuk melayani pemudik dari Kota Cirebon menuju berbagai wilayah, terutama untuk rute lintas provinsi.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan pihaknya juga telah memetakan sejumlah titik krusial yang diprediksi akan mengalami kepadatan lalu lintas saat arus mudik.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan pemudik, kepolisian menyiapkan pos terpadu di kawasan GTC serta pos pelayanan di rest area Tol Palikanci KM 207A dan KM 208B. Di pos pelayanan tersebut disediakan sejumlah fasilitas, mulai dari tempat istirahat hingga layanan pijat bagi pemudik yang mengalami kelelahan di perjalanan.

Eko Iskandar menjelaskan, rekayasa lalu lintas di jalur arteri Pantura akan diterapkan secara situasional. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengurangi sejumlah titik putar balik (u-turn) guna meminimalisir hambatan arus kendaraan.

"Kami menjamin tidak ada lalu lintas yang stuck atau berhenti total. Kepadatan mungkin tidak bisa dihindari, namun pola-pola rekayasa tetap disiapkan agar arus tetap mengalir," ujar Kapolres Cirebon Kota Eko Iskandar.

Di tengah persiapan petugas, geliat mudik dini mulai terlihat di Terminal Harjamukti.


Sejumlah warga memilih pulang kampung lebih awal untuk menghindari lonjakan harga tiket yang biasanya meningkat mendekati hari raya.

Salah seorang pemudik asal Brebes, Kemal, mengaku sengaja mengambil cuti lebih awal agar bisa mudik lebih hemat.

"Saya cuti lebih awal untuk mudik, yang penting sehat dan masih kuat puasa di jalan," kata Kemal.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengaku bersyukur karena hasil pemeriksaan sementara menunjukkan seluruh armada dalam kondisi baik.

"Hari ini kita lakukan pemeriksaan baik untuk bus reguler maupun pariwisata. Alhamdulillah semuanya dalam kondisi baik, baik dari sisi administrasi maupun cek fisiknya. Pengemudinya juga kita cek kesehatannya, semuanya dinyatakan layak untuk angkutan Hari Raya Idul Fitri," ujar Edo. (Wandi)

Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top