E satu.com (Kota Cirebon) - Menghadapi libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, RSUD Gunung Jati Cirebon memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan normal. Rumah sakit milik Pemerintah Kota Cirebon tersebut tetap membuka layanan, terutama untuk penanganan gawat darurat dan rawat inap.

Direktur RSUD Gunung Jati Cirebon, Katibi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah agar pelayanan kesehatan selama masa libur Lebaran tetap optimal bagi masyarakat.

Menurutnya, rumah sakit berada dalam posisi siap bersama masyarakat untuk memberikan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir apabila membutuhkan layanan medis selama masa libur.

"Kami berada pada posisi untuk bersama masyarakat menyiapkan diri memberikan pelayanan kesehatan. Pelayanan gawat darurat maupun ruang rawat inap tetap berjalan seperti biasa," kata Katibi, Kamis (12/3/2026).

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan tidak merasa cemas karena layanan kesehatan di Kota Cirebon, khususnya di RSUD Gunung Jati, tetap beroperasi selama libur Lebaran.

Selain itu, layanan tenaga medis juga tetap disiapkan sesuai jadwal.
Dokter umum tetap bertugas seperti hari biasa. Apabila pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka akan langsung dikonsultasikan kepada dokter spesialis.

"Dokter umum tetap ada sesuai jadwal. Jika kasusnya membutuhkan tindakan lebih lanjut, dokter spesialis akan datang ke ruang gawat darurat untuk melakukan penanganan," ujarnya.

Tak hanya dokter, tenaga kesehatan lainnya seperti perawat, analis laboratorium hingga radiografer juga telah dijadwalkan untuk tetap bertugas selama periode libur Lebaran.

Katibi menuturkan, pihak rumah sakit juga telah melakukan simulasi dan pengaturan jadwal tenaga kesehatan guna memastikan pelayanan berjalan lancar.

Sementara itu, untuk layanan di posko kesehatan selama arus mudik dan balik Lebaran, sebagian ditangani oleh Dinas Kesehatan. Meski demikian, pihak rumah sakit tetap siap berkolaborasi jika terjadi kondisi darurat.

"Jika ada kejadian di posko kesehatan, tentu kami akan berkolaborasi. Dari pelayanan gawat darurat akan diarahkan ke fasilitas kesehatan yang terkait," kata dia. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top