E satu.com 
(Cirebon) - Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan budaya kerja berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Go Green Movement yang berfokus pada pengurangan emisi karbon sekaligus peningkatan kualitas hidup pegawai di lingkungan kerja.

Sejumlah langkah konkret dilakukan dalam program ini, di antaranya penerapan Clean Energy Day setiap hari Kamis dengan tidak menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak.

Selain itu, pegawai juga didorong untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai serta menghindari konsumsi makanan dengan kemasan plastik dan kardus di area kerja.


Tak hanya itu, KAI Daop 3 Cirebon juga mengoptimalkan efisiensi energi melalui penghematan penggunaan listrik dan air.


Upaya penghijauan turut digencarkan dengan menghadirkan tanaman hijau di ruang kerja guna meningkatkan kualitas udara sekaligus menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman.

Dalam pengelolaan limbah, perusahaan menerapkan sistem pemilahan sampah menjadi kategori organik, anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3).

Sementara itu, digitalisasi administrasi terus ditingkatkan guna mengurangi penggunaan kertas.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung target keberlanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.


“Gerakan Go Green ini bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran di antara karyawan bahwa setiap langkah kecil memiliki dampak besar. Dengan lingkungan kerja yang lebih bersih dan sehat, kami percaya produktivitas dan kesejahteraan karyawan juga akan meningkat,” ujar Muhibbuddin, Kamis (23/4/2026).


Ia menambahkan, inisiatif tersebut diharapkan mampu menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam upaya mengurangi jejak karbon dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Langkah kecil yang sudah dilakukan ini pasti memiliki dampak besar. Kami ingin menunjukkan bahwa transformasi menuju operasional yang ramah lingkungan dapat dimulai dari lingkungan kerja sehari-hari, demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutupnya. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top