E satu.com (Kota Cirebon) - Kodim 0614/Kota Cirebon bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cirebon menggelar latihan pemadaman kebakaran bagi personel.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kebakaran sekaligus meningkatkan kemampuan teknis prajurit di lapangan.
Latihan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan pengoperasian mobil water tank bantuan dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI.
Dengan dukungan sarana itu, personel Kodim diharapkan dapat turut membantu Damkar dalam menangani kejadian kebakaran secara lebih cepat dan efektif di wilayah Kota Cirebon.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan materi hingga praktik langsung, mulai dari teknik pemadaman api, penggunaan alat pemadam, hingga langkah penanganan situasi darurat.
Hal ini dinilai penting mengingat potensi kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu, baik di kawasan permukiman maupun lahan terbuka.
Selain itu, latihan ini juga untuk mengantisipasi dampak musim kemarau panjang yang berpotensi memicu kebakaran lahan kering di sejumlah titik rawan, seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan area mudah terbakar lainnya.
Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, mengatakan kegiatan tersebut penting untuk meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus memperkuat sinergi dengan Damkar.
"Melalui latihan ini, kami ingin memastikan seluruh personel memiliki kemampuan dasar dalam penanganan kebakaran, sehingga dapat bergerak cepat membantu masyarakat saat terjadi situasi darurat, khususnya di musim kemarau," ujarnya.
Ia berharap latihan yang dilakukan secara berkala dapat menjaga kesiapsiagaan personel agar semakin optimal dalam mendukung penanggulangan bencana kebakaran di wilayah Kota Cirebon.
Dengan latihan rutin tersebut, sinergi antara TNI dan Damkar diharapkan semakin solid. Personel juga diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh guna memberikan respons cepat, tepat, dan profesional demi meminimalisir dampak kebakaran bagi masyarakat. (Wandi)










.webp)













Post A Comment:
0 comments: