E satu.com (Cirebon) - Kasus dugaan penculikan yang menimpa seorang bocah perempuan berinisial KA (9), warga Kampung Kesunean Selatan, Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, masih terus didalami pihak kepolisian.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan jembatan Kesunean dan kini dalam penanganan serius aparat. Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota dikabarkan telah mengantongi ciri-ciri hingga identitas terduga pelaku.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar melalui Kasat Reskrim AKP Adam Gana mengatakan, laporan dari pihak keluarga korban telah diterima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Betul, korban dan keluarganya sudah membuat laporan resmi kepada kami. Kasus ini masih dalam penyelidikan. Untuk pelaku, kami sudah mengantongi ciri-ciri dan identitasnya,” ujar AKP Adam Gana saat ditemui di Mapolres Cirebon Kota, Rabu (8/4/2026).

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan secara pasti bahwa peristiwa tersebut merupakan aksi penculikan. Status kasus masih dalam tahap pendalaman.

“Masih lidik, masih kita dalami dulu. Dugaannya, ini masih dugaan penculikan,” tegasnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga pelaku berjumlah satu orang dan merupakan warga Cirebon.

“Satu orang pelaku, dan diduga merupakan warga Cirebon,” ungkapnya.

Terkait kondisi korban, polisi telah melakukan visum. Namun, hasil pemeriksaan medis tersebut masih belum keluar karena dilakukan pada hari yang sama dengan pelaporan.

“Korban sudah dilakukan visum. Saat ini kami masih menunggu hasilnya karena kejadian dan laporan dilakukan hari ini juga. Anggota kami masih terus melakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, kasus ini sempat menggegerkan warga Kota Cirebon. Korban dilaporkan hilang pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Ia terakhir terlihat di sekitar jembatan Kesunean saat dibonceng seseorang tak dikenal menggunakan sepeda motor, setelah diduga diiming-imingi uang.

Korban kemudian ditemukan pada Rabu dini hari (8/4/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Ia diantar kembali oleh seseorang yang diduga pelaku dan diturunkan di lokasi yang sama.

Usai ditemukan, korban didampingi orang tua dan perangkat Kelurahan Kesepuhan mendatangi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cirebon Kota untuk membuat laporan.

Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Kesepuhan, Carsita, mengatakan berdasarkan keterangan awal korban, ia sempat dibawa ke sebuah rumah di wilayah Mundu.

“Korban mengaku dibawa oleh pria tak dikenal menggunakan sepeda motor. Selama dalam penguasaan pelaku, korban diduga mengalami kekerasan fisik dan dugaan tindak asusila. Terlihat dari kondisi korban yang kedua kakinya sempat diikat serta adanya bekas luka di bagian pergelangan kaki,” ujarnya.

Setelah ditemukan, korban langsung mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Kesunean sebelum menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Unit PPA.

Carsita menambahkan, pelaku memiliki ciri-ciri berbadan gemuk dan berambut pendek.

Hingga kini, polisi masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian serta memastikan status hukum peristiwa tersebut. (Wandi)
Baca Juga
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top