E satu.com (Cirebon) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus memperkuat keamanan dan kenyamanan pelanggan kereta api di area stasiun. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menambah pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) analitik di sejumlah stasiun wilayah operasional Daop 3 Cirebon.
Penambahan CCTV analitik dilakukan di beberapa stasiun, di antaranya Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Pegadenbaru, Stasiun Haurgeulis, Stasiun Jatibarang, dan Stasiun Brebes.
Berbeda dengan CCTV konvensional yang hanya merekam kejadian, CCTV analitik dilengkapi sistem yang mampu memberikan notifikasi proaktif terhadap kejadian tertentu. Teknologi ini dapat mendeteksi, mengklasifikasikan, hingga melacak objek maupun aktivitas secara real-time.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan, penerapan CCTV analitik merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan maksimal kepada pelanggan selama berada di stasiun.
"Dengan adanya penambahan CCTV analitik ini, kami ingin memastikan pelanggan merasa aman dan nyaman karena sistem ini membantu mendeteksi dengan cepat potensi gangguan, seperti pencurian, pelecehan seksual, sampai aktivitas mencurigakan. Sehingga petugas dapat segera merespons dan melakukan penanganan secara cepat serta meminimalisir potensi gangguan keamanan," ujar Muhib, Kamis (7/5/2026).
Hingga saat ini, KAI Daop 3 Cirebon telah menambah 14 unit CCTV analitik di lima stasiun wilayah operasionalnya.
Kamera pengawas tersebut ditempatkan di sejumlah titik strategis, terutama akses pintu masuk dan pintu keluar stasiun yang dinilai rawan gangguan keamanan.
Selain meningkatkan keamanan, keberadaan CCTV analitik juga membantu petugas saat terjadi kepadatan penumpang. Melalui pemantauan real-time, petugas dapat segera memberikan imbauan untuk menjaga ketertiban dan mencegah potensi gangguan.
Muhibbuddin menambahkan, sistem pengawasan modern tersebut memudahkan petugas dalam melakukan pemantauan secara menyeluruh.
“Pengawasan dapat dilakukan secara lebih optimal karena petugas dapat memantau kondisi secara real-time dan merespons lebih cepat jika terjadi gangguan keamanan. Selain itu, rekaman CCTV juga dapat digunakan sebagai bukti untuk mendukung proses penanganan dan pelaporan ke pihak berwajib,” jelasnya.
Ia berharap, langkah penambahan CCTV analitik ini dapat semakin meningkatkan keamanan pelanggan maupun aset perusahaan dari potensi gangguan pihak yang tidak bertanggung jawab. (Wandi)









.webp)













Post A Comment:
0 comments: