E satu.com (Indramayu) - PT Pertamina EP Jatibarang Field memastikan kebakaran yang terjadi di fasilitas unloading Stasiun Pengumpul Utama (SPU) Cemara, Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, berhasil ditangani dengan cepat pada Rabu (6/5/2026).
Tim penanggulangan keadaan darurat langsung diterjunkan ke lokasi begitu insiden terjadi. “Pada pukul 13.40 WIB, api berhasil dipadamkan oleh Tim Penanggulangan Keadaan Darurat Pertamina EP Jatibarang Field,” ujar Pinto dalam keterangan tertulis.
Ia menjelaskan, tim bergerak cepat untuk memadamkan sumber api sekaligus melakukan langkah mitigasi guna mengendalikan kondisi di lapangan. Seluruh proses penanganan dilakukan sesuai standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang diterapkan perusahaan.
Selain itu, Pertamina EP telah membentuk tim investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.
Meski sempat menggegerkan warga sekitar, perusahaan memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini. “Kami pastikan tidak ada personel yang terluka serta tidak ada dampak sosial maupun lingkungan dari kejadian ini,” tambah Pinto.
Sementara itu, salah satu warga, Isa, mengaku sempat mendengar suara ledakan keras saat kejadian. “Saya dengar satu kali ledakan. Awalnya saya kira kecelakaan kendaraan, tapi ternyata dari area Pertamina,” ujarnya saat ditemui di sekitar lokasi.
Ia menambahkan, warga sempat panik dan berkerumun di area persawahan yang tidak jauh dari lokasi untuk menyaksikan kejadian dari kejauhan. Sejumlah mobil pemadam kebakaran juga terlihat berjibaku memadamkan api di lokasi kejadian.
(TKH)








.webp)













Post A Comment:
0 comments: