E satu.com 
(Kabupaten Cirebon) - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) menggelar sosialisasi Gerakan Selamatkan Pangan melalui Stop Boros Pangan di Aula SMPN 1 Sumber, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Strategi Penyelamatan Pangan untuk Pencegahan dan Pengurangan Sisa Pangan melalui Stop Boros Pangan di Lingkungan Sekolah”.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar, mengenai pentingnya mengurangi pemborosan pangan atau food waste sejak dini.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Cirebon, Sudiharjo, melalui Kepala Bidang Ketersediaan, Kerawanan dan Distribusi Pangan, Mochamad Muslih mengatakan, pemerintah memiliki peran strategis dalam mendukung gerakan penyelamatan pangan.


“Kehadiran pemerintah bersifat strategis dalam menindaklanjuti roadmap gerakan selamatkan pangan dan Surat Edaran Bupati Cirebon nomor 500.1.1/1/DKPP tentang Gerakan Selamatkan Pangan melalui Stop Boros Pangan,” jelas Muslih.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam upaya pencegahan dan pengurangan sisa pangan di Kabupaten Cirebon.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat terbangun kebijakan dan kolaborasi strategis penyelamatan pangan, serta terbentuknya inisiasi pengembangan model penyelamatan pangan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengurangan food waste di Kabupaten Cirebon,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala SMPN 1 Sumber, Asup Suparlan, menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai stop boros pangan penting ditanamkan kepada siswa agar lebih menghargai makanan dan mengurangi kebiasaan menyisakan makanan.


“Kami berharap setelah adanya sosialisasi stop boros pangan ini, anak-anak kami tidak ada yang menyianyiakan makanan,” ujar Asup.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penyelamatan pangan semakin meningkat, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pola konsumsi yang lebih bijak di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.


Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top