E satu.com (Cirebon) - Seorang anak dilaporkan tenggelam di Sungai Kriyan, wilayah Mandalangan, Kota Cirebon, pada Senin (4/5/2026) sore.

Upaya pencarian oleh tim gabungan selama dua hari sempat belum membuahkan hasil.

Tim yang terlibat dalam pencarian antara lain BPBD, Polairud, Brimob, serta unsur TNI. Mereka menyisir aliran sungai sejak hari pertama kejadian, namun korban belum ditemukan hingga memasuki hari kedua.

Dalam proses pencarian tersebut, Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, turut hadir bersama anggotanya.


Ia melakukan ritual di kawasan Sungai Kriyan, tepatnya di Kesunean, hingga malam hari saat hujan turun. Tak lama setelah itu, jenazah korban akhirnya ditemukan di muara Sungai Kriyan, tersangkut di antara tumpukan sampah.


Saat dimintai keterangan terkait kegiatan spiritual yang dilakukan, Prabu Diaz enggan memberikan penjelasan lebih jauh. Ia hanya menyebut bahwa semua terjadi atas kehendak Allah SWT.


Prabu Diaz juga mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak bermain di sungai demi menghindari kejadian serupa.


“Harus lebih berhati-hati, jangan bermain di sungai,” ujarnya.

Diketahui, Prabu Diaz sebelumnya juga kerap terlibat dalam sejumlah peristiwa pencarian korban tenggelam.

Dalam beberapa kasus bocah tenggelam, ia disebut turut melakukan pendekatan spiritual saat proses pencarian berlangsung. Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk proses lebih lanjut oleh pihak berwenang. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top