E satu.com (Kabupaten Cirebon) -
Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Lembaga Manajemen Aset Nasional (LMAN) bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan Market Sounding dan Site Visit aset kawasan Ciperna, Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan aset negara, menarik investasi, serta mendorong pengembangan kawasan terintegrasi di Kabupaten Cirebon.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman dan Direktur Utama LMAN, Kristijanindyati Puspitasari, serta calon investor dan pelaku usaha.


Market Sounding menjadi forum komunikasi strategis antara pemerintah sebagai pengelola aset negara dengan investor dan pelaku usaha untuk menjajaki peluang kerja sama pemanfaatan aset.

Direktur Utama LMAN, Kristijanindyati Puspitasari, menjelaskan bahwa kawasan Ciperna memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah.

“Keberadaan aset negara seluas lebih dari 82 hektar di Ciperna yang mencakup lapangan golf hingga zona komersial, aset ini merupakan aset hidup atau living asset yang memiliki potensi raksasa untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat kami,” jelas Kristijanindyati.

Ia menegaskan bahwa dampak pemanfaatan aset tersebut akan dirasakan langsung oleh masyarakat.


“Kami menyadari bahwa meskipun aset ini milik pemerintah pusat, dampak pemanfaatannya akan sangat dirasakan oleh warga Kabupaten Cirebon, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan sektor pariwisata dan jasa,” tambahnya.

Dukungan juga disampaikan Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman. Ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung program tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Cirebon berkomitmen penuh untuk mendukung program ini. Kami siap memfasilitasi dari sisi sinergi kebijakan maupun kemudahan iklim investasi di daerah,” jelas Wakil Bupati yang akrab disapa Jigus.

Menurutnya, pemanfaatan aset akan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di Kabupaten Cirebon.


“Pemanfaatannya akan sangat dirasakan oleh warga Kabupaten Cirebon, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan sektor pariwisata dan jasa,” tambahnya.

“Dengan program ini harapannya terjadi perputaran ekonomi di Kabupaten Cirebon sehingga masyarakat setempat tidak perlu merantau dan dapat memperoleh lapangan pekerjaan di daerah sendiri,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, optimalisasi aset kawasan Ciperna diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya melalui pembukaan lapangan kerja serta penguatan sektor pendukung seperti UMKM, pariwisata, dan jasa.

Sumber: Diskominfo Kabupaten Cirebon

Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top