E satu.com (Yogyakarta) -
Pemerintah Kota Cirebon kembali meraih pencapaian gemilang di tingkat nasional. Kementerian Dalam Negeri menetapkan Kota Cirebon sebagai penerima penghargaan Terbaik Pertama untuk Kategori Pengendalian Inflasi pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang berlangsung di Yogyakarta pada Kamis, 4 Juni 2026.

Sebagai pengakuan atas prestasi tersebut, Pemerintah Kota Cirebon mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp3 miliar dari Kementerian Dalam Negeri, sebagai penghargaan atas kesuksesan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Penghargaan ini menjadi hadiah istimewa menjelang perayaan Hari Jadi ke-599 Kota Cirebon yang jatuh pada 16 Juni mendatang.

Penghargaan diterima oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, didampingi oleh Sekretaris Daerah, Iing Daiman. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia dan anugerah diserahkan oleh Titiek Soeharto sebagai pengakuan atas kemampuan daerah dalam mengendalikan inflasi serta melindungi daya beli masyarakat.


Proses penilaian untuk penghargaan ini didasarkan pada beberapa indikator utama, termasuk tingkat kepatuhan dalam pelaporan data inflasi kepada pemerintah pusat, alokasi anggaran melalui APBD untuk program stabilisasi harga, efektivitas kebijakan lapangan, hingga inovasi daerah dalam menjaga pasokan pangan dengan berbagai skema pembiayaan kreatif.

Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai langkah konkret yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan. Pemantauan harga kebutuhan pokok dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi pasar tetap stabil. Selain itu, ketersediaan pasokan pangan terus dijaga agar mencukupi kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kota Cirebon secara konsisten menghadirkan Gerakan Pangan Murah yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Program ini menjadi salah satu strategi dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.


Kolaborasi erat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, distributor, dan berbagai stakeholder lainnya berperan penting dalam keberhasilan pengendalian inflasi. Melalui sinergi ini, tindakan antisipatif dapat diambil dengan cepat guna meminimalkan gejolak harga.

Hasil dari berbagai upaya ini dirasakan langsung oleh warga. Stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga, pasokan pangan tersedia dengan baik, daya beli masyarakat terlindungi, dan iklim ekonomi daerah menjadi lebih sehat dan kondusif.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima Kota Cirebon. Menurutnya, pencapaian ini adalah hasil kerja keras bersama dari seluruh elemen yang berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

"Alhamdulillah, Kota Cirebon mendapat anugerah terbaik pertama dari Kementerian Dalam Negeri dalam kategori Pengendalian Inflasi Daerah. Ini merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi semua pihak," ujarnya.


Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah berperan. Menurut Wali Kota, penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Cirebon untuk terus bekerja lebih baik, terus berprestasi, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Cirebon.

Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk mempertahankan berbagai capaian yang telah diraih sekaligus menghadirkan inovasi baru demi mewujudkan Kota Cirebon yang semakin maju dan sejahtera.

"Penghargaan ini bukan menjadi tujuan akhir, melainkan pengingat bagi kami bahwa upaya menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat harus terus dilakukan secara berkelanjutan," tuturnya. (wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top