E satu.com (Cirebon) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon terus memperkuat keandalan prasarana perkeretaapian untuk menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api. Sepanjang Semester I 2026, berbagai program pemeliharaan dilakukan secara intensif dan berkelanjutan agar seluruh prasarana tetap dalam kondisi optimal.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya ditentukan oleh kondisi sarana, tetapi juga bergantung pada kualitas prasarana yang menopang operasional setiap hari.
"Keselamatan perjalanan kereta api diawali dari prasarana yang terawat dengan baik. Karena itu, KAI Daop 3 Cirebon secara konsisten melaksanakan pemeliharaan yang terencana, berkelanjutan, dan berbasis kondisi di lapangan agar seluruh lintas operasi tetap dalam kondisi laik. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati perjalanan kereta api yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu," kata Muhibbuddin, Jumat (17/7/2026).
Pemeliharaan mencakup jalan rel, wesel, jembatan, drainase, emplasemen stasiun hingga pemeriksaan geometri jalur menggunakan Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR).
Teknologi ini mampu mengukur kondisi geometri jalur secara presisi sekaligus mendukung penataan ballast dan koreksi posisi rel sehingga potensi gangguan dapat dideteksi lebih dini.
Selama Semester I 2026, KAI Daop 3 Cirebon telah melakukan pemeriksaan geometri jalur sepanjang 126 kilometer menggunakan KPJR.
Selain itu, saat ini tengah dilakukan persiapan penyusunan rel untuk pemasangan rel tipe R54 sepanjang 30.850 meter guna meningkatkan keandalan lintas dan memperpanjang usia layanan prasarana.
Peningkatan kualitas jalur juga dilakukan melalui penggantian 3.000 batang bantalan beton. KAI juga menyiapkan penggantian 1.650 batang bantalan kayu di jembatan menjadi bantalan sintetis yang dinilai lebih tahan terhadap berbagai kondisi dan mampu meningkatkan keandalan konstruksi jembatan.
Tak hanya itu, sebanyak 20.000 unit penambat rel telah diganti untuk menjaga kestabilan konstruksi jalur. Sementara penambahan dan penataan ballast sebanyak 4.600 meter kubik dilakukan guna memperkuat struktur jalan rel dan menjaga kualitas geometri lintas.
Di sektor jembatan, KAI Daop 3 Cirebon juga melakukan pemeriksaan dan perawatan terhadap 836 unit jembatan kelas 1, 2, dan 3 guna memastikan seluruh bangunan penunjang perjalanan kereta api tetap dalam kondisi aman dan laik operasi.
Pengawasan kondisi lintas juga dilakukan secara rutin oleh petugas jalan rel melalui inspeksi dua kali setiap hari.
Pemeriksaan tersebut menjadi langkah antisipasi untuk mendeteksi potensi gangguan sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum berdampak pada operasional perjalanan kereta api.
Muhibbuddin menjelaskan seluruh pekerjaan pemeliharaan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan kerja serta tidak mengganggu operasional maupun pelayanan kepada pelanggan.
"Pemanfaatan teknologi seperti KPJR yang didukung kompetensi petugas prasarana di lapangan membuat proses pemeliharaan menjadi semakin efektif. Berbagai potensi gangguan dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganannya dapat dilakukan secara preventif. Pendekatan ini menjadi salah satu strategi KAI untuk meningkatkan keandalan prasarana sekaligus menjaga ketepatan waktu perjalanan kereta api," ujarnya.
Selain pemeliharaan rutin, KAI Daop 3 Cirebon juga menerapkan pendekatan condition based maintenance atau pemeliharaan berbasis kondisi. Melalui evaluasi hasil inspeksi, perusahaan dapat menentukan prioritas penanganan sesuai tingkat risiko sehingga pemanfaatan sumber daya menjadi lebih efektif.
"KAI Daop 3 Cirebon akan terus memperkuat kualitas pemeliharaan prasarana melalui modernisasi peralatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan teknologi yang semakin adaptif. Seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan transportasi kereta api yang semakin aman, andal, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan," tutup Muhibbuddin. (Wandi)









.webp)













Post A Comment:
0 comments: