E satu.com (Indramayu) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim terus menunjukkan komitmen nyata dalam membenahi infrastruktur penunjang sektor pertanian serta mengantisipasi banjir diwilayahnya. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkab Indramayu resmi memulai proyek Peningkatan Jaringan Daerah Irigasi (DI) Niwo Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang.
Langkah ini menjadi salah satu gebrakan strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan sistem irigasi primer dan sekunder guna mendukung ketahanan pangan.
Pembenahan saluran irigasi yang tengah dalam tahap pengerjaan pengerukan dan penguatan tebing sungai ini diharapkan mampu mengatasi kendala pendangkalan serta memastikan pasokan air menuju lahan persawahan warga berjalan lancar.
Pekerjaan fisik senilai Rp 3.830.060.000,00 yang bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu Tahun 2026 ini dilaksanakan oleh penyedia jasa CV Mata Baswara dengan target waktu pengerjaan selama 150 hari kalender.
Langkah masif ini disambut positif oleh masyarakat setempat. Saluran irigasi Niwo yang prima diproyeksikan tidak hanya menjaga kestabilan pasokan air saat musim tanam, tetapi juga mampu meminimalisasi risiko banjir genangan di kawasan pemukiman sekitar saat musim penghujan tiba.
Bakri (35), salah seorang warga setempat, mengungkapkan rasa optimisnya terhadap proyek yang sedang berjalan tersebut.
"Tentunya kami menyambut sangat baik adanya penanganan irigasi Niwo ini. Sudah sekian lama saluran ini butuh perhatian karena pendangkalan," ungkap Bakri
Bakri menambahkan, percepatan perbaikan irigasi ini memberikan ketenangan bagi para petani dalam menghadapi musim tanam berikutnya.
"Dengan adanya pengerukan dan perbaikan tebing ini, aliran air ke sawah pasti lebih lancar dan pasokan air jadi mencukupi. Selain itu, kalau musim hujan nanti kita juga tidak cemas lagi terkena luapan air ke permukiman. Kami sangat mengapresiasi perhatian Pemkab Indramayu," pungkasnya. (TKH)








.webp)













Post A Comment:
0 comments: