E satu.com (Cirebon) - Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, menerima penghargaan Galunggung atas kiprah dan dedikasinya dalam menjaga serta melestarikan budaya Nusantara.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap Prabu Diaz yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan kebudayaan, sejarah, dan pelestarian nilai-nilai tradisi di Cirebon.
Prabu Diaz mengatakan, penghargaan Galunggung bukan semata-mata menjadi kebanggaan pribadi, tetapi merupakan amanah untuk terus menjaga budaya dan sejarah bangsa.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga budaya, sejarah, dan nilai-nilai kearifan lokal agar tetap hidup serta dikenal oleh generasi muda,” ujar Prabu Diaz, Selasa (18/8/2026).
Menurutnya, keberadaan generasi muda memiliki peran penting dalam melanjutkan upaya pelestarian budaya. Ia berharap anak muda tidak hanya mengenal budaya sebagai warisan masa lalu, tetapi juga mampu menjadikannya bagian dari kehidupan masyarakat saat ini.
Prabu Diaz menambahkan, Laskar Agung Macan Ali Nuswantara akan terus berkomitmen berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kebudayaan.
“Budaya adalah identitas bangsa. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk merawat dan melestarikannya,” katanya.
Ia berharap penghargaan Galunggung tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh anggota Laskar Agung Macan Ali Nuswantara untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Penghargaan itu sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat menjaga warisan budaya dan sejarah, khususnya di Cirebon dan Jawa Barat. (Wandi)









.webp)













Post A Comment:
0 comments: