o
E satu.com (Crb) - Kementrian ESDM melalui PT Pertamina (Persero) telah membagikan 299 unit paket konverter ditahun 2016 dan akan dibagikan kembali sebanyak 100 unit ditahun 2017 konverter kit untuk nelayan kecil  yang kedua di desa umbulu kabupaten Cirebon .Pembagian paket kedua ini kinverter kid untuk nrlayan kecil terdiri dari mesin kapal ,konverter kid serta pemasangannya dan dua tabung gas LPG tiga kilo beserta isinya.

Salah seorang penerima konverter kid tahap pertama ditahun 2016, Samsul  memberikan testimoninya tentang kelebihan penggunaan gas di bandingkan bbm yang busa menghemat hingga 
50 %.

Dirjen Migas Kementrian ESDM ,Ego Syahrial mengatakan tentang kriteria nelayan kecil yang berhak mendapatkan bantuan ini adalah pemilik kapal dengan berat di bawah 5 gross-ton ,kapal berbahan bakar bensin, dan daya mesin kurang dari 13 Hp,dan alat tangkap yang digunakan adalah yang ramah lingkungan serta belum pernah menerima bantuan sejrnis.*Katanya

Ego menambahkan pembagiannyang kedua paket konverter ini ke masyarakat desa umbulu kabupaten Cirebon ini adalah sebagai bentuk dukungan pertamina terhadap program konversi bahan bakar Minyak ( Bbm ) ke bahan bakar gas (Bbg) yang di canangkan oleh pemerintah." Ungkapnya

Pembagian paket yang ke dua di desa umbulu ini di serahkan secara simbolis oleh Dirjen Migas Kementrian ESDM ,Ego Syahrial kepada wakil Nelayan .Penyerahan ini di saksikan oleh Ketua Komidi VII DPR RI DR IR Herman Khaeron dan Staf khusus ESDM Hadi, Direktur ESDM Bakso, dan GM More Pertamina  serta beberapa dinas terkait di kabupaten Cirebon. Senin (11 Desember 2017).

" Dengan konversi BBM ke LPG ,nelayan dapat menghemat biaya bahan bakar hingga 50% ,jadi yang biasanya sekali melaut menghabiskan misalnya 100 ribuu untuk membeli bensin (BBM) bisa digantikan dengan dua tabung LPG saja yang harganya jauh lebih murah serta ramah lingkungan " Ujarnya

Herman khaeron selaku ketua komisi VII yang membidangi  masalah ini berharap konversi dari BBM ke LPG lebih membantu perekonomian masyarakat khususnya nelayan kecil." Ungkapnya

Dan untuk tahun 2017 ini Dirtjen Migas Kementrian ESDM mengalokasikan dana Rp 230,92 Milyar untuk pendistribusian paket perdana Konverter Kit.Anggaran sebesar itu untuk pengadaan 17.081 paket yang akan dibagikan ke nelayan di 28 Kabuoatrn/kota di Indonesia .( Pgh)

Post A Comment: