Hari Peduli Sampah Nasional masyarakat Cirebon Lakukan Bersih- Bersih Lingkungan
E satu.cim (Crb) -Ratusan warga Kota Cirebon mengikuti aksi bersih-bersih dan sosialisasi peduli sampah dalam Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2018 pada acara car free day di Jalan  Siliwangi, Minggu (25/2).
Tampak peserta secara antusias membersihkan di sekitar lingkungan Jalan Siliwangi dengan membawa berbagai peralatan serta menggunakan tangan kosong. Aksi bersih sampah juga diikuti masyarakat yang mengikuti acara car free day. Warga tampak sadar membersihkan lingkungan agar bersih terutama dari sampah yang menumpuk. Kesadaran tersebut dilakukan atas inisiasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon. Tampak Pjs Wali Kota Cirebon, DR. H. Dedi Taufikkurohman, MSi, Kadis LH, Drs. H. RM Abdullah Syukur, M.si dan ratusan warga Kota Cirebon.
“Saya mengapresiasi gerakan dan sosialisasi bersih-bersih sampah. Kita lihat masyarakat semua gotong royong membersihkan dan menyadari kebersihan sangat dibutuhkan pada acara car free day kali ini,” ungkap Dedi.
Dedi menambahkan gerakan bersih-bersih dan sosialiasasi merupakan aksi atas peringatan Hari Sampah Nasional 2018 yang jatuh pada tanggal 21
Februari lalu. Peringatan ini merupakan momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap lingkungan dengan mengikuti gerakan hidup sehat. Salah satu aksi gerakan hidup sehat pedui dengan kebersihan lingkungan terutama pada sampah.
“Tentu saya mengajak untuk peduli lingkungan dengan membersihkan sampah. Sampah itu keliatannya sederhana tapi dampaknya luas, salah satunya banjir,” kata Dedi.
Gerakan bersih sampah harus dilakukan bukan hanya dalam acara Hari Sampah saja. Tapi, gerakan bersih sampah harus dilakukan semua warga secara terus menerus sehingga sampah dapat dikelola dan tidak berada di sungai, jalan atau lokasi lain yang akan membuat persoalan di lingkungannya.
Sementara Abdullah Syukur mangatakan aksi bersih-bersih dan sosialisasi yakni gerakan yang mengajak seluruh warga untuk menjaga lingkungan terutama membuang sampah pada tempatnya serta melakukan pola hidup sehat. Kegiatan pada acara car free day ternyata mendapat respon masyarakat.
“Salah satu upaya gerakan mengurangi sampah melalui pembudayaan kegiatan Reduce, Reuse & Recycle (3R) sampah. Gerakan tersebut untuk mewujudkan Kota Cirebon bersih sampah dan berbudaya dalam
pengelolaannya,” ungkap Syukur.
Gerakan ini juga, lanjut Syukur mendorong seluruh masyarakat membudayakan 3R dengan mengelola sampah dimulai dari diri sendiri. Selain itu mengubah cara pandang masyarakat bahwa sampah adalah sumber daya yang berguna dan bermanfaat.
“Jika saat ini sampah menjadi masalah terutama banjir dan penyakit. Ke depan sampah akan berdaya guna bahkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama bagi mereka yang memanfaatkan sehingga menghasilkan barang untuk dijual,” tandasnya.

Post A Comment: