Disnaker Kota Cirebon Berangkatkan PMI 300-500 Orang Tiap Minggunya
E satu.com (Cirebon) - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon memberangkatkan 16 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari PT. Ifan Margatama ke Polandia.

Acara pelepasan tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon Agus Sukmanjaya didampingi Direktur Utama PT Ifan Margatama Cusi Cuslia bertempat di Kantor Disnaker Kota Cirebon, Sabtu (8/2/20).

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon mengungkapkan pelepasan 16 PMI ke Polandia karena kantor pusat PT Ifan Margatama berada di Kota Cirebon.

"16 PMI ini merupakan pemberangkatan perdana ke Polandia dari PT Ifan Margatama," ungkap" katanya

Menurutnya, peluang bekerja ke Polandia masih sangat terbuka lebar. Sebab kebutuhan akan tenaga kerja sekitar 1.000 orang lebih.

"Tentunya ini dibagi berbagai perusahaan. Untuk di Kota Cirebon yakni PT. Tiaramas Roda Gemilang dan PT. Ifan Margatama," paparnya.

Selain Polandia, lanjut Agus, ada beberapa negara Eropa lainnya yang masih membutuhkan tenaga kerja misalnya, Jerman dan Belanda.

"Untuk Jerman, Minggu depan kami akan mengadakan Training Of Trainers (TOT). Disini fokus pada dua bidang yakni Manufaktur dan Kesehatan," jelasnya.

Agus berpesan, PMI agar Istiqomah dengan yang sudah menjadi pilihannya. Kerja yang baik, selesaikan kontrak dan kewajibannya.

"Kesana bukan hura-hura, tapi membawa tanggungjawab anak istri dan orangtua. Penghasilan dan pengalaman di luar negeri harus jadikan modal untuk menjadi wirausaha," pinta Agus.

Sementara itu, Direktur Utama PT Ifan Margatama Cusi Cuslia menuturkan, pemberangkatan 16 PMI ke Polandia sekarang merupakan yang perdana bagi perusahaannya dengan kontrak selama 2 tahun.

"16 PMI yang berangkat sudah melalui tahapan - tahapan. Mereka akan ditempatkan di Perusahaan asal Korea yang membuka pabrik di Polandia, yakni Samsung, LG, KIA dan Hyundai," tutur Cusi.

Khusus ke Polandia, pihaknya akan memberangkatkan PMI usia 21 - 49 dan diprioritaskan mempunyai pengalaman yang sudah pernah bekerja di Korea dan Taiwan. Kesempatan bekerja ke Polandia masih banyak dan pihaknya masih mempunyai kuota untuk 500 orang

"Kuota kami 300 - 500 orang. Tiap Minggu kami kirim PMI, sekarang yang sudah siap ada 194 Visa," sebutnya.

Cusi menjelaskan, untuk monitoring para PMI pihaknya akan melakukan konseling baik dengan pekerja, agency serta koordinasi dengan negara penempatan yang mengetahui langsung pola awal dari mulai proses Samapi dengan berangkat.

"Kami siapkan satu forum khusus untuk berkomunikasi. Sejauh ini kami tidak bekerja sendirian, kami koordinasi dengan pemerintah RI dan negara penempatan PMI," pungkasnya. ( PGH)

Post A Comment:

0 comments: