Fatayat  NU Majalengka Gelar Latihan Kepemimpinan  Dasar
E satu.com  (Majalengka) - Latihan Kepemimpinan Dasar (LDK) Fatayat NU merupakan moment penting bagi para pengurus PC. Fatayat dan PAC NU Majalengka agar semakin melek beroganisasi, melek teknologi, semakin militan, semakin mandiri, penuh semangat percaya diri. Karena itu semua merupakan bekal utama terjun ke masyarakat.

Dengan demikian harapan besar Fatayat NU Majalengka menjadi kian MAJU (Mandiri, Agamis, Jujur dan Unggul ) sesuai dengan spirit Mars Fatayat, yakni cerminan wanita berpribadi luhur setia terampil dan jujur menuju masyarakat Adil & makmur.

Demikian harapan itu disampaikan oleh Ketua PC Fatayat NU, Hj. Upik Rofikoh dalam Latihan Kepemimpinan Dasar (LKD) pada Minggu (15/03) di Gedung Aula MWCNU Kec. Leuwimunding, Majalengka.

Dalam kesempatan itu, disampaikan juga program-program yang telah dilaksanakan oleh Fatayat Majalengka antara lain: Seminar Anti Kekerasan  Perempuan dan anak kerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Advokasi Korban Kasus Kekerasan Anak di Desa Palasah, Dakwah Anti Hoaks bekerjasama dgn Kementerian Kominfo, Dakwah Anti Hoax dengan Telkom Pusat, Festival Sholawat Nahdiyyah bekerjasama dengn Kementerian Pariwisata RI, dan berbagai kegiatan lain.

Ke depan, dalam rangka ikut memajukan perekonomian masyarakat Fatayat NU akan menggaet UKM Untuk mulai go public dengan sistem pembelanjaan Online.

"Kita akan bantu pemasarannya lewat jaringan di seluruh wilayah melaui medsos", Ujar Pengasuh PP. Al-Mizan Jatiwangi.

Melalui berbagai program tersebut diharapkan keberadaan Fatayat NU Majalengka dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Saya selalu menekankan agar Fatayat NU Majalengka tidak berkutat pada kegiatan mainstream, tetapi harus mulai out of the box", Ujar Upik.
Fatayat  NU Majalengka Gelar Latihan Kepemimpinan  Dasar

Untuk itu perlu Penguatan Kaderisasi, Penguatan Kespro, selain memperkuat Kemandirian Ekonomi Fatayat.

"PR besar kami adalah bagaimana Fatayat NU mampu menjawab kebutuhan dan kepentingn kader Fatayat, terkait Fiqih Perempuan, Fiqih
Sosial dan lain-lain",

Sementara itu, dalam Orasi Kebangsaan, KH. Maman Imanulhaq, meminta Fatayat NU agar peka & membuka diri terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat.

"Fatayat harus mengembangkan Dakwah damai dengan mengkader para Da'i yg punya prespektif kebengsaan, Keindonesiaan dan Aswaja Nahdliyah", ujar Anggota DPR RI Fraksi PKB.

LKD Fatayat NU dihadiri oleh Ketua PCNU Majalengka, KH. Dedi Mulyadi dan Rois Syuriah KH. Yusuf Karim serta diikuti oleh 100 orang peserta dari pengurus PC dan Pengurus Anak Cabang (PAC) se Kabupaten Majalengka.( Ukri )

Post A Comment:

0 comments: