100 Undangan Akan Hadir Dalam  Penobatan Sultan Sepuh XV akan Terapkan Protokol Kesehatan
E satu.com  (Cirebon) - Prosesi penobatan PRA Luqman Zulkaedin menjadi Sultan Sepuh XV, sekaligus peringatan 40 hari wafatnya Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat, akan dilaksanakan secara sederhana dan menerapkan protokol kesehatan, karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Menurut salah satu wargi Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Chaidir Susilaningrat, prosesi penobatan yang akan dilaksanakan pada Minggu (30/8/2020) nanti, jumlah yang diundang akan terbatas, yakni sekitar 100 orang. Karena itu, penerapan protokol kesehatan dalam prosesi penobatan nanti akan diterapkan secara ketat.

"Di Cirebon ini menanjak penyebarannya (Covid-19), sehingga akan kita sepakati undangannya terbatas dan menerapkan protokol kesehatan, sesuai dengan ketentuan pemerintah," Ungkapnya

Chaidir melanjutkan, ada beberapa undangan yang sudah mengonfirmasi untuk datang. Salah satunya adalah Gubernur Jawa Barat. Beberapa pondok pesantren dan wargi keraton juga akan diundang.

"Raja dan sultan se-Nusantara juga kita undang, termasuk dari keraton-keraton yang ada di Cirebon," ungkapnya.

Chaidir menambahkan, adapun beberapa pihak yang menolak tentang adanya penobatan nanti, hal tersebut merupakan pengungkapan pendapat saja. Sehingga, dirinya yakin mereka tidak akan melakukan tindakan yang anarkis dan melanggar hukum. Apalagi, mereka masih keluarga besar Kesultanan Cirebon.

"Mereka yang mengaku keturunan keraton, pastinya punya tata krama. Sehingga tidak akan mengganggu jalannya penobatan Sultan Sepuh XV," ujarnya. (Pgh)

Post A Comment:

0 comments: