E satu.com (Cirebon)
- Kota Cirebon mendapatkan rapor terbaik kedua untuk penanganan Covid-19 di Jawa Barat. Proses vaksinasi Covid-19 juga telah siap dilakukan di Kota Cirebon.

Berdasarkan Key Performance Indicators (KPI) atau rapor yang diberikan kepada satgas penanganan Covid-19 di Jabar yakni test, trace, treatment, prevention, governance dan results pada pertengahan Desember 2020, Kota Cirebon menempati posisi terbaik kedua setelah Kabupaten Pangandaran.

“Ini membuktikan apa yang kita lakukan selama ini sudah on the track,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto, M.Kes.

Pihaknya, lanjut Edy, terus berupaya untuk melakukan testing, tracing, isolating dan treatment kepada warga Kota Cirebon untuk mencegah penyebaran Covid-19. Bahkan mereka juga telah memiliki isolasi mandiri terpusat di tiga tempat.

Masing-masing di dua hotel yang disewa oleh Pemda Kota Cirebon serta di aula diklat BKKBN. “Bahkan sewa dua hotel untuk isolasi mandiri sudah diperpanjang hingga Januari 2021,” ungkap Edy. Padahal sebelumnya, sewa dua hotel tersebut akan berakhir pada Desember 2020.

Untuk tes swab, Dinas Kesehatan Kota Cirebon sudah melakukan sebanyak 19.965 tes dengan hasil yang positif sebanyak 2.219. Untuk tracing, petugas Dinkes Kota Cirebon bisa melakukan antara 10 hingga 25 orang dari satu pasien yang positif Covid-19.

Saat ini, CIREBON-Kota Cirebon mendapatkan rapor terbaik kedua untuk penanganan Covid-19 di Jawa Barat. Proses vaksinasi Covid-19 juga telah siap dilakukan di Kota Cirebon.

Berdasarkan Key Performance Indicators (KPI) atau rapor yang diberikan kepada satgas penanganan Covid-19 di Jabar yakni test, trace, treatment, prevention, governance dan results pada pertengahan Desember 2020, Kota Cirebon menempati posisi terbaik kedua setelah Kabupaten Pangandaran.

“Ini membuktikan apa yang kita lakukan selama ini sudah on the track,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Edy Sugiarto, M.Kes.

Pihaknya, lanjut Edy, terus berupaya untuk melakukan testing, tracing, isolating dan treatment kepada warga Kota Cirebon untuk mencegah penyebaran Covid-19. Bahkan mereka juga telah memiliki isolasi mandiri terpusat di tiga tempat.

Masing-masing di dua hotel yang disewa oleh Pemda Kota Cirebon serta di aula diklat BKKBN. “Bahkan sewa dua hotel untuk isolasi mandiri sudah diperpanjang hingga Januari 2021,” ungkap Edy. Padahal sebelumnya, sewa dua hotel tersebut akan berakhir pada Desember 2020.

Untuk tes swab, Dinas Kesehatan Kota Cirebon sudah melakukan sebanyak 19.965 tes dengan hasil yang positif sebanyak 2.219. Untuk tracing, petugas Dinkes Kota Cirebon bisa melakukan antara 10 hingga 25 orang dari satu pasien yang positif Covid-19.

Saat ini, Pemda Kota Cirebon bersiap untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Kota Cirebon akan mendapat sekitar 5 ribuan vaksin Covid-19. Pada Rabu, 6 Januari 2021 proses simulasi imunisasi vaksin Covid-19 dilakukan di aula Dinkes Kota Cirebon.

Simulasi tersebut melibatkan 40 orang, terdiri dari 22 vaksinator dari puskesmas serta dari rumah sakit swasta dan pemerintah. Untuk tahap awal, vaksinasi Covid-19 akan diberikan kepada Tenaga Kesehatan (Nakes).

Sebanyak 3.091 nakes, baik yang bekerja di pemerintah maupun swasta sudah terdaftar untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Menurut Edy, masih ada nakes yang belum melakukan entry data dan diminta untuk segera melakukannya agar bisa mendapatkan vaksin Covid-19. “Rencananya besok vaksin akan dikirimkan ke sejumlah daerah di Jabar,” ungkap Edy.( Fery/Job)

Post A Comment:

0 comments: