E satu.com (Cirebon)
- Kami Pemdes atau Satgas Penanganan Covid-19 desa Tegalkarang untuk mengantisipasi warga termasuk juga warga dari rantau kami telah siapkan ruang isolasi termasuk yang diinstruksikan Bupati Cirebon ruang karantina bagi pemudik " ini semua guna antisipasi saat ada warga yang secara medis dinyatakan positif dan harus dilakukan isolasi mandiri.

Pemerintah Desa ( Pemdes ) Tegalkarang Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon terus berupaya melakukan langkah untuk memutus rantai penyebaran covid-19 di desanya.

Upaya ini dengan melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) skala mikro dengan memberikan edukasi akan bahaya covid-19, membagikan masker dan penyemprotan cairan disinfektan di 2 blok, 8 Rw dan 16 Rt serta memberikan, mendukung, mensupport serta membantu pada warga baik yang sedang menjalani isolasi mandiri maupun yang sudah sembuh dari paparan covid-19, jum’at ( 7/5/2021 )

Kuwu desa Tegalkarang Nurhaesih mengatakan pada Awak Media E satu.com, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Pemdes Tegalkarang akan keselamatan warganya terlebih saat ini masih mewabahnya pandemi covid-19 ” dalam kegiatan PPKM ini kami menyisir hingga kepemukiman penduduk dan ketempat fasilitas umum ( fasum ) yang kerap dijadikan berkumpulnya banyak orang ” katanya.

” Meskipun kegiatan dilaksanakan dibulan suci Ramadhan namun tidak menyurutkan semua tim dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan didalam kegiatan ini kami memberika himbauan dan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya covid-19 ” tegasnya.

Hal ini sebagai edukasi akan pentingnya menaati dan mematuhi himbauan dan anjuran pemerintah tentang penerapan kedisiplinan protokol kesehatan ( prokes ) agar terhindar dari paparan covid-19 dan bahkan bagi yang kedapatan tidak menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah, kami langsung memberikan masker, ucap Kuwu Nurhaesih.

Saya sebagai Kuwu dan juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 desa Tegalkarang mengimbau agar masyarakat khususnya masyarakat dilingkungan wilayah desa Tegalkarang lebih memiliki kesadaran yang tumbuh atas kesadaran sendiri, semata mata demi keselamatan diri, keluarga dan sesama dilingkungan sekitar, ungkapnya.

Ditandaskan Kuwu Nurhaesih terlebih menjelang Hari Raya Iedul Fitri 1442 Hijriah yang akan banyak mobilitas dilakukan masyarakat ” saya mengajak masyarakat khususnya masyarakat desa Tegalkarang termasuk para perangkat desa Tegalkarang, BPD, Lembaga Desa, Rw dan Rt, Tokoh Masyarakat serta Tokoh Agama untuk bersama sama ikut pro aktif dalam memutus rantai penyebaran covid-19, bermula dari diri sendiri dan keluarga ” tandasnya.

Tentunya dengan menerapakan kedisiplinan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari hari termasuk ketika keluar rumah atau sedang beraktivitas yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan atau keramaian serta membatasi mobilitas atau interaksi dengan pola 5 M, kita sudah membatu pemerintah khususnya pemerintah Kabupaten Cirebon dalam ikhtiar mencegah covid-19, terangnya.

” Jangan abaikan penerapan kedisiplinan protokol kesehatan, tetap hati hati dan waspada, jaga diri dan keluarga agar tidak terpapar covid-19 serta berdoa agar wabah pandemi covid-19 segera berakhir ” tutupnya Kuwu Nurhaesih.(wnd)

Post A Comment:

0 comments: