AKB


E satu.com (Cirebon)
- Keluarga besar Sultan Sepuh Ke Xll Kasultanan Kasepuhan Cirebon menyampaikan beberapa hal kedepan untuk optimalisasikan peran keraton kasepuhan Cirebon dalam hal siar agama, sosial, serta menjaga nilai-nilai adat tradisi dan budaya. 

Patih Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon Pangeran Raja Goemelar Soeryadiningrat mengatakan bahwa sebagai patih sepuh dan keluarga besar Sultan Sepuh Ke XII akan aktif membantu Sultan Sepuh Ke XV PRA. Luqman Zulkaedin termasuk menghadapi persoalan pihak-pihak yang selama ini mencoba merongrong sistem adat yang sedang berjalan dan mengaku -ngaku mengklaim sebagai pihak yang berhak menjadi Sultan. 

Patih Sepuh Pangeran Raja Goemelar Soeryadingrat juga menyampaikan termasuk juga pihak-pihak yang meragukan keabsahan keluarga kami, sebagai dzuriat sunan gunung jati.

"Jadi hindari kegaduhan dengan membuat prasangka. Kita harus bisa berempati terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat saat ini yang harus fokus pada perjuangan hidupnya di era pandemi." ungkapnya 

Patih Sepuh menambahkan kepada pihak-pihak yang mengklaim dan merasa lebih berhak untuk duduk sebagi sultan dipersilahkan menempuh mekanisme hukum.

Terkait jabatan Patih Sepuh  Pangeran Raja Goemelar Soeriadiningrat menjelaskan, bahwa jabatan tersebut sudah ada sejak dahulu.

"Kalau Patih struktur adat sudah Ada sejak dulu, cuma tidak dipublikasikan. Kalau Patih itu adalah adik kandung dari sultan. Saya adik kandung Sultan Sepuh XIV almarhum PRA Arief Natadiningrat. Jadi jabatan Patih di Keraton Kasepuhan bukan hal yang baru," ungkapnya. (pgh)

Post A Comment:

0 comments: