E satu.com (Indramayu)
- Bupati Indramayu Nina Agustina Da'i Bachtiar mendatangi kediaman almarhum Hengki Bin Tamim, Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Harapan Jaya-12 yang meninggal akibat kecelakaan laut di Perairan Selat Malaka.

Bupati Indramayu Nina Agustina yang hadir bersama beberapa kepala perangkat daerah terkait dan unsur kecamatan sontak disambut haru sekaligus gembira oleh tetangga, kerabat dan keluarga Hengki di Desa Jangga Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, Selasa (1/2/2022).

Dihadapan keluarga Hengki dan para korban ABK KM Harapan Jaya-12, Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, pemerintah daerah akan terus berupaya melakukan upaya yang terbaik untuk korban ABK asal Kecamatan Losarang yang meninggal dan belum teridentifikasi.


Menurutnya, langkah pemerintah daerah ini perlu didukung oleh masyarakat dengan berdo'a dan terus berharap supaya korban KM Harapan Jaya-12 bisa segera diidentifikasi dan segera dimakamkan di kediamannya masing-masing.

"Kita mendoakan bersama semoga anak-anak kita yang sudah mendahului kita bisa diterima di sisi Allah SWT. Semua ini adalah cobaan dan memang kita tidak diketahui kapan cobaan itu datang. Tapi kita bersyukur bahwa salah satu korban bernama Hengki sudah ditemukan," katanya.

Bupati Nina Agustina berpesan agar kelurga yang ditinggal dapat sabar dan tetap tabah dalam menghadapi segala cobaan yang datang dari Sang Maha Pencipta. Serta untuk korban lain semoga dapat segera ditemukan.

"Sementara korban yang belum diketahui bisa secepatnya ditemukan dan keluarga yang ditinggalkan bisa sabar," pesannya.

Sementara itu Camat Losarang Opik Hidayat menjelaskan, jumlah ABK KM Harapan Jaya-12 yang meninggal ada 11 orang. Empat orang diantaranya adalah warga Kecamatan Losarang yang terdiri dari 3 orang warga Desa Jangga dan 1 orang warga Desa Losarang.

"Ke empat warga Kecamatan Losarang ini adalah Wahyudin, Hengki, Dede Sukarno dan Wahidin Nurzaeni," katanya.

Camat Opik menambahkan, infomasi yang saat didapatkan adalah 3 orang ABK Harapan Jaya-12 sudah ditemukan akan tetapi belum teridentifikasi semua.


"Dari 11 orang ini ada 3 orang yang sudah ditemukan dan 1 orang sudah teridentifikasi sudah dikebumikan bernama Hengki, warga Desa Jangga. Sementara 3 orang yang lain masih dalam proses identifikasi di Pangkalpinang," tandasnya.

Dalam kesempatan itu Bupati Indramayu Nina Agustina memberikan bantuan sosial dan uang tunai kepada keluarga korban.  (Iwan)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top