AKB



E satu.com (Cirebon)
- Semarak kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77 di ramaikan dengan banyak cara sebagai wujud suka cita memperingati hari dimana negara Indonesia memperoleh kemenangan serta menjadikan negara yang berdaulat dengan eksistensinya sebagai negara yang mampu dan mandiri.

Dalam peringatan tersebut Karang Taruna Tunas Harapan Desa Gintung Lor meriahkan banyak acara dan pada Puncaknya Hari Minggu 21 Agustus 2022 diadakan Dialog Kemerdekaan dengan Tema "Mengembalikan Kembali Karakter Desa".  Peringatan dengan kegiatan tersebut adalah salah satu dari banyaknya rangkaian acara yang merupakan Puncak serta acara terakhir yang dihadiri dan meriahkan seluruh lapisan masyarakat Desa Gintung Lor.

Acara Dialog kemerdekaan sendiri di inisiasi oleh Panitia sebagai wadah untuk menuangkan segala sesuatu yang ada di Desa yang dulu dijadikan sebagai tempat dimana warga masyarakatnya yang religius, gotong royong, serta banyak kearifan lokal yang ada.


ketika ditanyai seusai acara Dialog Kemerdekaan Isfang sebagai Ketua Karang Taruna mengungkapkan "Acara tujuh belasan ini adalah wujud dari rasa syukur kita sebagai rakyat Indonesia yang merayakan kemerdekaannya yang telah terbebas dari para penjajah, sebelum acara Dialog kemerdekaan ini, Kami panitia mengadakan banyak acara seperti upacara bendera, karnaval, lomba mancing, lomba mewarnai, lomba senam dan di akhiri dengan acara Dialog Kemerdekaan dengan mengusung tema Mengembalikan Karakter Desa".

Para pemateri dari Dialog kemerdekaan banyak di isi tokoh-tokoh dengan latar belakang yang berbeda untuk bisa memberikan pandangan yang bervariasi demi mewujudkan desa yang madani, beberapa pemateri tersebut adalah K.H. M. Arif Suhartono selaku Khodim Jamiyyah Al Badriyyah, K.H. Marzuki Wahid, MA. selaku Rektor ISIF Fahmina Cirebon dan Farida, S.Pd. selaku Direktur Wangsakerta.

Dari para tokoh tersebut banyak memaparkan mengenai Desa sebagai awal peradaban dan memaparkan kecintaan terhadap Desa karena "ketika di dasarkan dengan cinta segala sesuatu hal yang dilakukan maka rasa lelah tidak akan terasa" Ucap K.H. M. Arif Suhartono saat menyampaikan materi tentang kecintaan terhadap Desa.

Dari acara tersebut ketua Karang Taruna Tunas Harapan bisa menampung segala aspirasi pemuda untuk bisa memajukan desa dan berharap juga dengan kegiatan ini pengurus dapat belajar berorganisasi dengan pengelolaan acara dan bisa bersosialisasi kepada masyarakat tentang eksistensi Karang Taruna. (mlk) 
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top