AKB


E satu.com (Cirebon)
- Ada hal unik yang dilakukan oleh pemerintah desa Jungjang kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon beberapa hari yang lalu yakni stikerisasi atau penempelan stiker dirumah Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) sebagai tanda keluarga pra sejahtera terdata di DTKS penerima Bansos baik PKH, BPNT, BPJS Kesehatan dan bansos lainnya.

Pihak pemerintah desa Jungjang menempel stiker khusus dari Dinas Sosial Kabupaten Cirebon didinding rumah keluarga penerima manfaat ( KPM ) bansos.

Menurut Nizaruddin salah seorang anggota puskesos desa Jungjang menjelaskan bahwa tujuan penempelan stiker dirumah keluarga penerima manfaat ( KPM ) bansos adalah untuk memastikan bantuan program kemiskinan dan pelaksanaan program pengentasan kemiskinan berjalan lancar dan tepat sasaran, jelasnya

Warga yang rumahnya ditempel stiker merupakan keluarga pra sejahtera terdata di DTKS penerima bansos PKH, BPNT, BPJS Kesehatan dan bansos lainnya " menempel stiker di rumah KPM penerima bansos, niat kami baik agar data warga KPM penerima bansos didesa Jungjang valid sebab setiap warga akan saling mengawasi, tentu orang kaya yang mendapatkan bantuan ini akan malu sehingga tidak lagi mau menerima bantuan sosial tersebut " tegasnya.

Menurut Nizaruddin pemasangan stiker sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan publik dalam pemberian bantuan sekaligus bahan evaluasi dimasyarakat apakah yang menerima layak atau tidak " ketika masyarakat juga ikut memantau dan mengawasi, setidaknya ketika ada kekeliruan dalam penyalurannya bisa dievaluasi guna memastikan bantuan sosial tersebut tepat sasaran " ungkapnya.

Lanjutnya, pemasangan stiker bagi rumah keluarga penerima manfaat ( KPM ) dilakukan sebagai upaya untuk menggugah dan menyadarkan penerima bahwa masih banyak masyarakat pra sejahtera, miskin dan tidak mampu yang belum sama sekali mendapatkan bansos termasuk salah satunya didesa Jungjang, terangnya.

Mudah mudahan dengan penempelan stiker disetiap rumah penerima bansos akan ada efek malu dan jera bagi mereka yang memang bukan dari keluarga pra sejahtera, miskin, tidak mampu secara ekonomi yang pura pura dari keluarga pra sejahtera, miskin atau tidak mampu dengan harapan bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah, tandasnya.

" Pemasangan stiker sebagai bentuk transparansi, masyarakat juga harus memonitor, memantau, mengawasi dan mengawal apakah bantuan sosial dari pemerintah tepat sasaran atau tidak " pungkas salah seorang anggota puskesos desa Jungjang Nizaruddin. (wnd)

Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top