AKB

cukai

cukai juga


E satu.com (Cirebon) -
Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati  Prof. DR. H. Mukarto Siswoyo, Drs. M.Si, melepas 761 peserta KKN PPM semester ganjil tahun 2022/2023 Universitas Swadaya Gunung Jati.

Pelepasan mahasiswa UGJ dilaksanakan di Auditorium kampus 1UGJ, selasa ( 14/2/23 ) dengan tema Pemberdayaan Masyarakat Dalam Menanggulangi Stunting Melalui Pemanfaatan Lingkungan.

Dalam wawancaranya dengan awak media E Satu Com , Rektor UGJ Prof. DR. H. Mukarto Siswoyo Drs. M.Si, menjelaskan bahwa dalam kegiatan KKN PPM semester ganjil tahun 2022/2023 Universitas Swadaya Gunung Jati secara keseluruhan melibatkan 761 orang peserta " mereka tersebar ditiga wilayah yaitu Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kota Cirebon " jelasnya.

" Tema KKN PPM kali ini secara khusus mengangkat permasalahan stunting, kita tahu bahwa persoalan stunting mengancam keberlangsungan generasi penerus bangsa, oleh karena itu kita berkepentingan untuk ikut serta berpartisipasi melaksanakan pengabdian masyarakat dalam bentuk KKK PPM ini " tegasnya.

Dalam KKK PPM semester ganjil tahun 2022/2023 ini, kita bukan hanya menerjunkan mahasiswa tetapi kita terjunkan juga dosen sebagai dosen pembimbing lapangan " saya berharap dengan KKN PPM tahun 2022/2023 mereka bisa belajar untuk melakukan assesment dan mengindentifikasi peesoalan persoalan yang terkait dengan stunting atau faktor penyebab khas diwilayah masing masing sehingga kemudian ditemukan solusinya dan menyelesaikan masalah, bagaimana menangani, mencegah dan menagatasi masalah stunting  " harap H. Mukarto Siswoyo.


Disisi lain pada KKN PPM sementer ganjil tahun 2022/2023 UGJ ini, saya harapkan mendapat support dan dukungan dari pemerintah daerah masing masing dengan berbagai program yang ada disana, kemudian dipadukan dengan program program yang tentunya nanti disusun oleh mahasiswa serta dosen pendamping lapangan " ungkapnya.

Lanjut Rektor UGJ, paling tidak hasil dari KKN PPM ini adanya perubahan, baik itu pola pikir, cara berpikir atau mindset tentang masalah tersebut serta memiliki dampak terhadap masyarakat,kegiatan yang akan dilaksanakan tentunya fokus pada pencegahan dan penanggulangan stunting tetapi ada juga beberapa tema lain " mahasiswa juga kita bekali untuk melakukan assesment mengenai potensi potensi yang ada diwilayah atau desa, sebagai contoh pariwisata, jadi mereka saya minta juga mampu mempunyai sensitifitas terkait potensi potensi yang ada diwilayah atau desa tersebut untuk dijadikan destinasi wisata dan mereka bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat " tandasnya.


Harapan saya tentu para mahasiswa bisa belajar dari apa yang mereka lihat dan alami selama berkegiatan KKN PPM bisa membantu mengatasi permasalahan stunting serta bisa menciptakan kemajuan untuk wilayah atau desa tersebut " tutup Rektor UGJ, Prof. DR. H. Mukarto Siswoyo, Drs, M.Si. (wnd)

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top