E satu.com (Cirebon) - Rapat Kordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2023 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah, di Hotel Apita Jalan Tuparev No. 323, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/4/23).

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Ariek Indra Sentanu menjelaskan, Operasi Ketupat Lodaya merupakan operasi kemanusiaan untuk menjamin kelancaran arus mudik dan balik lebaran 2023.

" Operasi Ketupat Lodaya 2023 dilakukan selama 14 hari, mulai 18 April hingga 1 Mei 2023" ucap Ariek.

Untuk jumlah personel yang diterjunkan sebanyak 546, namun jumlah ini masih akan ditambah personel dari TNI, POLRI, dan instansi terkait lainnya. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat" pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs H. Agus Mulyadi, M.Si., saat menghadiri rapat koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2023 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah tahun 2023.


" Atas nama Pemda Kota Cirebon, terlebih dahulu kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran undangan hari ini," kata Agus.

Kehadiran ini, lanjut Agus, membuktikan bahwa semua yang hadir memiliki komitmen kuat untuk memastikan perayaan hari raya Idul Fitri 2023 di Kota Cirebon bisa terselenggara dengan aman dan kondusif.

Pada kesempatan itu, Agus mengajak semua yang hadir untuk memperkuat kerja sama, sinergi dan kolaborasi dalam rangka memberikan pelayanan, keamanan serta kenyamanan seluruh masyarakat dalam menyambut hari raya Idul Fitri tahun 2023. Seluruh pihak diminta terlibat aktif untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat untuk membantu kelancaran jalannya Operasi Ketupat Lodaya 2023.


" Untuk perangkat daerah terkait kami imbau untuk mengecek segala persiapan dari awal sehingga ketika pelaksanaannya nanti tidak ada lagi hambatan," tutur Agus.

Sedangkan untuk camat dan lurah, Agus juga meminta mereka berperan aktif membantu tugas polisi untuk kelancaran jalannya operasi Ketupat Lodaya 2023. " Kita tidak boleh lengah. Antisipasi awal perlu dilakukan," ujarnya. (wnd)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

Back To Top