E satu.com (Majalengka) - Bank Indonesia (BI) kembali menggelar Pekan QRIS Nasional (PQN) 2025 dengan mengusung tema “Rayakan Digitalisasi, QRISnya Satu, Menangnya Banyak!”. Agenda tahunan ini dilaksanakan serentak pada 11–16 Agustus 2025 di 46 Kantor Perwakilan BI seluruh Indonesia, termasuk wilayah Ciayumajakuning yang dipusatkan di Kabupaten Majalengka.

PQN hadir sebagai sarana untuk meningkatkan literasi dan mendorong adopsi transaksi non-tunai melalui QRIS yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal. Kegiatan ini dikemas secara kreatif dengan memadukan edukasi pembayaran digital, pelestarian budaya, serta pemberdayaan UMKM.

Puncak acara di Majalengka digelar pada 15–16 Agustus 2025 di Alun-alun Majalengka, dengan semangat Majalengka Langkung Sae. Berbagai agenda akan mewarnai rangkaian PQN, mulai dari Kompetisi Ranking 1 tingkat SMA, Gita Swara Dana, Majalengka Ngaguar QRIS, akuisisi merchant QRIS, hingga Majalengka Sentra QRIS Fest 2025.


Selain edukasi, masyarakat juga dapat menikmati perayaan budaya seperti Pagelaran Wayang Golek, permainan tradisional, teater edukasi digital oleh Teater Sado, senam bersama, serta bazar UMKM binaan BI yang seluruh transaksinya menggunakan QRIS.


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Jajang Hermawan, menegaskan PQN 2025 menjadi momentum penting memperluas pemanfaatan QRIS di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat terbiasa melakukan transaksi digital yang efisien dan aman, sekaligus mengangkat potensi budaya dan UMKM lokal sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital untuk mendukung pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan di Ciayumajakuning,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).


Sementara itu, Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyampaikan apresiasinya atas dipilihnya Majalengka sebagai pusat kegiatan PQN 2025.


“Kegiatan ini selaras dengan program pemerintah daerah dalam mendorong digitalisasi pembayaran, pemberdayaan UMKM, sekaligus pelestarian budaya lokal. Semoga momentum ini menjadi penggerak bagi kemajuan Majalengka yang lebih sejahtera, maju, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.

Melalui PQN 2025, Bank Indonesia berharap ekosistem pembayaran non-tunai semakin luas, elektronifikasi pemerintah daerah semakin kuat, serta transformasi digital UMKM makin berkembang, sehingga memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat Majalengka dan Ciayumajakuning. (Wandi)
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top