E satu.com 
(Tangerang ) - Anak - anak usia dini,  yatim dan anak yang orang tuanya kurang mampu, tidak lagi terlihat belajar, mendengar cerita   dan menyanyi bersama Abdullah . Tempat yang  dulu di pakai  Abdulah ,untuk Taman Kanak - Kanak Al - Qur'an/  Taman Pendidikan Anak  Yatim dan Duafa dibongkar,  dijadikan rumah  tinggal pribadi oleh anak tirinya yang belum lama menikah

Abdulah tidak bisa  mencegah,  karena bukan  milik pribadinya. Tempat  itu dibangun diatas lahan Warisan Istrinya. sudah  lama di klaim  bahwa lahan tersebut adalah hak anak tirinya yang paling besar

Mulai saat itu , rumah tangga Abdulah goncang. Istrinya merasa dilema.  Satu sisi mencintai  suaminya , disisi lain  sangat menyayangi anaknya yang sejak kecil sudah di tinggalkan ayahnya ( Anak Yatim ) .

Dalam  kondisi seperti itu Abdullah memutuskan  tidak tinggal bersama istrinya, pergi jauh mencari suasana baru. Namun istrinya  melarang bahkan memohon agar tidak meninggalkannya . Awalnya Abdullah tidak peduli ,namun  saat disebut  nama ketiga anaknya , niat Abdulah tertahan dan merasa berat hati harus jauh meninggalkan ketiga anaknya.. Terlebih   Abdullah  adalah sosok penyayang anak - anak

Kebahagiaan, kenyamanan, ketenangan dan kedamaian yang dulu Abdulah rasakan tersingkirkan oleh keadaan. Dulu Abdulah terlihat ceria gembira dan bisa tertawa  bersama  murid - muridnya , kini semua itu hanya tinggal kenangan yang tak mungkin bisa dilupakan Abdulah .

Tidak lama setelah itu,  rumah tangga Abdulah dihadapkan dengan cobaan atau teguran yang  dirasakannya  cukup berat. Isteri Abdul menderita  penyakit aneh, bahu kirinya mengalami pembengkakan cukup besar. sudah dibawa  hampir ke semua Rumah Sakit di Kota Tangerang ,  tidak ada satupun pihak Rumah Sakit yang bisa mendiagnosa atau berani memberikan kepastian penyakit yang diderita istrinya. Istrinya pun   rutin dibawa ke ahli pengobatan alternatif, namun tidak ada satupun yang berhasil menyembuhkan penyakit yang  diderita Istrinya.  Hampir tiap hari menjelang malam istrinya Abdullah meringis dan menangis  menahan sakit yang dirasakan di pembengkakan bahu kirinya

Rupanya  cobaan atau teguran pun dialami oleh ibu anak tirinya yang perempuan. Sudah hampir 8  tahun  lamanya, belum juga dikaruniai anak. Padahal setelah di periksa secara medis tidak mengalami kemandulan, begitupun dengan suaminya tidak ada keturunan keluarga   yang  mengalami kemandulan

Kisah ,Abdulah tersebut nyata tanpa ada rekayasa

Lantas bagaimana kisah Abdulah selanjutnya...

Tunggu di edisi selanjutnya...

( AWW )
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top