E satu.com (Tangerang) - Gelombang protes masyarakat yang muncul belakangan ini salah satunya dipicu adanya kebijakan kenaikan Gaji dan Tunjangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mencapai Rp100 juta /bulan.
Kenaikan gaji dan tunjangan itu dinilai menyakiti hati masyarakat yang terus berjuang memenuhi kebutuhan di tengah kenaikan harga-harga.
Mendapati gelombang protes berskala besar, akhirnya DPR secara resmi menghentikan tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta, terhitung 31 Agustus 2025. Dalam lampiran gaji dan tunjangan DPR terbaru, masing-masing anggota mendapatkan kurang-lebih Rp65 juta.
Kendati demikian, perubahan kebijakan Gaji dan Tunjangan di pusat tidak sejalan dengan daerah, salah satunya di Kota Tangerang.
Diketahui Anggota DPRD Kota Tangerang menerima total pendapatan fantastis. Jika dihitung semua komponen gaji dan tunjangan, jumlahnya bisa mencapai sekitar Rp72 juta /bulan. Dilansir dari Semartara News
Meskipun demikian, masyarakat Kota Tangerang sepertimya tidak mempersoalkan gaji dan tunjangan DRPD Kota Tangerang . Hal itu bisa dilihat dari kurangnya reaksi masyarakat Kota Tangerang , dalam merespon besaran gaji dan tunjangan anggota DPRD Kota Tangerang yang fantastis bahkan dinilai melebihi DPR RI
Namun dari sekian banyak masyarakat Kota Tangerang, ada diantaranya yang berani mengkritisi , bahkan menyebut anggota dewan Kota Tangerang seperti singa sirkus yang dikendalikan oleh sang pawang
" Pantesan anggota dewan Kota Tangerang seperti singa sirkus, kurang berani, kurang vokal dan kurang lantang menyuarakan kepentingan masyarakat
Rupanya gaji dan tunjangan anggota dewan Kota Tangerang fantastis , mereka sudah nyaman menikmati pasilitas yang diambil dari hasil pajak masyarakat " Kata Wawan , warga Kota Tangerang yang juga sebagai seorang jurnalis . Selasa ( 9/9/2025 )
Wawan, Pun mengkritisi sikap anggota dewan Kota Tangerang yang dinilainya banyak yang kurang memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap keluh kesah masyarakat ditingkat bawah .
" Gaji dan tunjangan anggota dewan Kota Tangerang sangat fantastis bahkan mungkin paling besar dibandingkan dengan daerah - daerah lain nya di Indonesia
Namun, ironis banyak diantara mereka yang kurang memiliki kepedulian dan rasa empati terhadap keluh kesah masyarakat ditingkat bawah
Melalui WhatsApp , saya pernah beberapa kali mencoba, memimta bantuan kepada beberapa anggota dewan, untuk menolong tetangga yang kesusahan
namun diantara mereka banyak yang tidak merespon alias masa bodoh. Padahal gajih dan tunjangan anggota dewan fantastis " Tambah Wawan
Untuk mengetahui lebih lanjut, melalui WhatsApp awak media mencoba mengirimkan tangkapan layar ,hampir keseluruhan anggota dewan , terkait gaji dan tunjangan anggota dewan Kota Tangerang melebihi DPR RI.
Namun dari sekian banyak anggota dewan , hanya satu anggota dewan yang merespon, memberikan tanggapan dengan singkat
"Mana mau DPR RI nya pak...modal nyalonnya aja gak cukup 10 M " Kata salah satu anggota dewan dari dapil 1 Kota Tangerang, memberikan tanggapan singkat
( AWW )








.webp)













Post A Comment:
0 comments: