E satu.com (Tangerang) - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang pada sektor retribusi jasa umum pelayanan persampahan atau kebersihan disinyalir menguap hingga puluhan miliar. Hal itu dapat dilihat dari jumlah pendapatan pertahun dengan jumlah pengguna jasa pelayan sampah.
Diketahui, total PAD Kota Tangerang dari retribusi sampah 2024 sebesar Rp.20.684.903.068. Seperti dikatakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, saat ditemui di Kantornya pada Kamis (25/9/2025).
“ Itu adalah realisasi pendapatan retribusi kebersihan kami di tahun 2024, realisasi tersebut dari berbagai potensi retribusi di yang ada di Kota Tangerang baik itu dari rumah tangga, maupun usaha-usaha di Kota Tangerang. Jadi dari orang pribadi maupun badan usaha yang ada di Kota Tangerang,” terangnya, di ilansir dari Siberkota.com
Menanggapi hal tersebut, beberapa kalangan masyarakat menilai, menguapnya retribusi sampah bisa terjadi akibat lemah atau tumpulnya fungsi pengawasan legislatif
" Itu terjadi, bisa karena fungsi pengawasan DRPD Kota Tangerang tumpul alias kurang berfungsi. Saya yakin, bila fungsi pengawasan DRPD Kota Tangerang berjalan dengan baik , tegas dan objektif, hal itu tidak akan terjadi atau bisa di minimalisir. Sayang kan.. APBD yang diambil dari hasil retribusi sampah menguap puluhan miliar entah kemana ", kata Soleh, warga kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, pada Minggu ( 28/9/2025 )
Menurut Soleh, seharusnya hal itu di selidiki, jangan dibiarkan begitu saja. setelah diketahui akar permasalahannya di evakuasi agar berjalan lebih baik lagi
" Kalau sudah tahu retribusi sampah menguap puluhan miliar, kenapa cicing bae ? Selidiki atuh, biar ketemu akar permasalahannya. bila sudah terbukti belikan tindakan tegas, kemudian di evaluasi agar kedepannya berjalan lebih baik lagi ", tegas Soleh.
Lebih lanjut, Soleh kembali mengkritisi para anggota dewan yang dinilai tumpul alias lemah dalam hal pengawasan
" Seharusnya anggota dewan Kota Tangerang, lebih tajam , berani , tegas dan objektif dalam menjalankan fungsi pengawasan. Apalagi sekarang publik sudah tau bahwa gajih dan tunjangan DPRD Kota Tangerang nilainya fantastis. Bekerja lah dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab yang tinggi, jangan hanya mikirin , bagaimana agar dana yang dikeluarkan untuk nyaleg bisa kembali ", ujar Soleh.
" Ayo... Ayo para anggota dewan bekerja dengan baik. Ingat.. Ingat uang gajih dan tunjangan diambil dari hasil pajak masyarakat.. Bekerjalah untuk masyarakat ", pungkas Soleh
( AWW )









.webp)













Post A Comment:
0 comments: