E satu.com (Tangerang ) - Isu tingginya gaji dan tunjangan DPRD Kota Tangerang yang dinilai fantastis,  telah menurunkan niat masyarakat membayar dan melunasi tunggakan Pajak Bumi Bangunan ( PBB )

Seperti yang disampaikan oleh   Ketua MCI Kota Tangerang, Asep Wawan Wibawan yang  mengurungkan niatnya membayar dan melunasi  tunggakan PBB yang nilainya hampir mencapai 80 juta.

" Rencananya bulan ini , saya beserta ahli waris lainya berniat patungan membayarnya dan melunasi PBB yang jumlahnya  hampir mencapai 80 juta rupiah. Namun niat tersebut  diurungkan, karena mendengar isu gaji dan tunjangan DPRD Kota Tangerang nilainya hampir sama dengan DPR RI, hadeuh ... itu kan bukan uang Walikota, tapi dari pajak masyarakat. Buat apa bayar pajak kalau hanya untuk  digerogoti oleh  para anggota dewan ", tegas Asep, yang di jumpai dikediamannya, pada Kamis  ( 2/10/2025 ).

Tidak hanya itu, Asep pun mempertanyakan timbal balik yang dirasakan masyarakat terkait kewajibannya dalam membayar pajak.

" Orang tua kami  sangat rajin  dan anti  nunggak  PBB  dengan  nilai cukup besar, namun timbal baliknya yang  didapat oleh keluarga dan masyarakat, seperti apa ? ", tanya Asep.

Lebih  lanjut, Asep mengkritisi sikap  para anggota dewan yang seakan menghindar disaat masyarakat sedang berkeluh kesah dengan kondisi yang sedang dialaminya.

" Hampir setiap musim penghujan rumah kami kebanjiran, bahkan kemarin  kasur, karpet dan pakaian terendam air. Tuh lihat didepan rumah, sampai sekarang numpuk tidak terpakai, tapi mana,  sampai sekarang tidak ada solusinya, Anggota dewan di kontek tapi ngahenen  bae, alias nyumput, sieun di penta  bantuan .. Padahal  gaji dan tunjangan anggota dewan dari pajak rakyat ", pungkasnya.

( Soleh )
Baca Juga

Post A Comment:

0 comments:

AADD Biro Jasa STNK
Back To Top