E satu.com (Kota Cirebon) - Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Cirebon masa bakti 2025–2029 berlangsung khidmat di Balaikota Cirebon, Jumat (21/11/2025). Acara ini dihadiri para pengurus, pelatih, atlet, serta tokoh olahraga daerah.
Ketua Kodrat Kota Cirebon, Ophie Wijaya, menegaskan bahwa kepengurusan baru mengusung semangat pembaruan dengan tagline “Bangkit dan Berprestasi”. Pihaknya berkomitmen memperkuat pembinaan serta mendorong minat masyarakat, khususnya pelajar.
“Dengan pengurusan baru ini, kita ingin menghadirkan program kerja yang menggairahkan masyarakat Kota Cirebon untuk berlatih Tarung Derajat,” ujarnya.
Menurut Ophie, pembinaan atlet terus menunjukkan peningkatan. Terbaru, atlet Tarung Derajat Kota Cirebon telah lolos babak kualifikasi Porprov Jawa Barat 2026. Kodrat menyiapkan empat atlet—tiga atlet tarung dan satu atlet senigrafi—untuk berlaga di ajang tersebut.
“Targetnya, kami ingin meraih medali emas dari dua nomor berbeda, yaitu tunggal putra dan tarung putra,” katanya.
Komposisi atlet tersebut terdiri atas satu atlet putri dan dua atlet putra untuk kategori tarung, serta satu atlet tunggal putra nomor seni gerak.
Ophie juga menyoroti kolaborasi baru dalam susunan pengurus, termasuk bergabungnya Ketua PGRI Kota Cirebon. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat pembinaan Tarung Derajat di sekolah-sekolah melalui peran para guru.
“Besok Porprov Kota Cirebon akan dimulai di Grage City Mall. Ini momentum penting untuk menumbuhkan minat pelajar sekaligus menjaring bibit baru,” ujarnya.
Ia menambahkan, minat masyarakat terhadap Tarung Derajat meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir. Bahkan, Kota Cirebon sebelumnya berhasil meraih medali di Porprov Jawa Barat—sebuah capaian bersejarah.
Dalam pelantikan tersebut, Kodrat Kota Cirebon juga mendapat dukungan dari Danrem 063/SGJ sebagai Dewan Penasehat dan Dandim 0614/Kota Cirebon sebagai Dewan Pembina.
“Harapannya kami terus mendapat dukungan dari berbagai stakeholder untuk mengembangkan Tarung Derajat di masyarakat secara luas,” kata Ophie.
Sementara itu, Sekretaris Umum Kodrat Jawa Barat, Drs. H. Ase Herman Wijaya, M.Si, menegaskan bahwa kepengurusan di bawah komando Ophie harus semakin solid dan progresif, terlebih menjelang Kejurnas Usia Dini dan Porprov 2026.
“Potensinya luar biasa. Teknik sudah diberikan, tinggal digali dan digenjot. Dengan konsistensi pembinaan usia dini, masa depan Tarung Derajat Kota Cirebon akan sangat panjang,” tegasnya.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah, menyampaikan harapan besar terhadap kepengurusan baru Kodrat (Tarung Derajat) Kota Cirebon di bawah kepemimpinan Ophie Wijaya. Ia menilai perubahan struktur organisasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan prestasi cabang olahraga tersebut.
“Ya, tentunya kami KONI Kota Cirebon berharap di kepengurusan Kodrat yang baru ini, dibawa kepemimpinan Kang Ophie Wijaya, prestasinya semakin baik,” ujar Handarujati.
Handarujati mengungkapkan bahwa dirinya bersama Ophie Wijaya baru saja menemui Sang Guru di Bandung. Dalam pertemuan tersebut, kata dia, banyak pesan khusus yang disampaikan untuk kemajuan Tarung Derajat Kota Cirebon.
“Kami cukup optimistis. Di BK Porprov kemarin Alhamdulillah Tarung Derajat meloloskan empat atlet. Ini potensi besar, mengingat selama 36 tahun berdiri, kita belum pernah menghasilkan medali di Porprov,” jelasnya.
Melihat potensi atlet yang lolos BK, KONI menaruh harapan besar bagi cabang Tarung Derajat untuk bisa meraih medali emas di Porprov mendatang. Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan kekompakan dalam tim, sesuai amanat yang disampaikan oleh Sang Guru.
Handarujati juga menyoroti pentingnya pembinaan jenjang dan regenerasi atlet. Dari tujuh atlet yang dikirim ke BK, hanya empat yang berhasil lolos. Ia menilai jumlah atlet remaja yang siap berkompetisi masih harus ditingkatkan.
“Untuk Porprov 2030, kami yakin tidak akan kekurangan atlet. Usia dini sekarang banyak sekali yang berminat. Tinggal pembenahan saja, terutama agar semakin banyak pelajar SMA dan remaja yang mengikuti Tarung Derajat bukan hanya sebagai hobi, tetapi untuk meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama Kota Cirebon di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya. (Wan)



.jpeg)





.webp)












Post A Comment:
0 comments: